Senin, 20 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kunci dan Jawaban

Kunci Jawaban IPS Kelas 9 Halaman 149-150, Profil Pesawat N250 dan N2130

Simak Kunci jawaban kelas 9 SMP mata pelajaran ilmu Pengetahuan Sosial atau IPS Kurikulum Merdeka halaman 149-150.

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
Tribunjatim/Samsul Hadi
Kunci jawaban kelas 9 SMP mata pelajaran ilmu Pengetahuan Sosial atau IPS Kurikulum Merdeka halaman 149-150. 

TRIBUNJAMBI.COM - Simak kunci jawaban kelas 9 SMP mata pelajaran ilmu Pengetahuan Sosial atau IPS.

Materi ini terkait buku Kurikulum Merdeka halaman 149-150.

Baca artikel berikut kemudian kerjakan tugasnya dengan baik.

Gotong Royong
Gotong Royong (Buku IPS Kelas 9)


Jawaban

 
Profil Pesawat N250 dan N2130

N250Pesawat turboprop dengan dua mesin
Kapasitas penumpang 50-70 orang
Terbang perdana pada 10 Agustus 1995
Dihentikan produksinya setelah krisis moneter 1998
N2130Pesawat jet dengan dua mesin
Kapasitas penumpang 80-130 orang
Dirancang untuk bersaing dengan Boeing 737 dan Airbus A320
Dihentikan pengembangannya setelah krisis moneter 1998
Kelanjutan Perjalanan IPTN

Setelah krisis moneter 1998, IPTN mengalami kesulitan keuangan dan akhirnya dibubarkan pada tahun 2000
Pada tahun 2005, pemerintah Indonesia membentuk perusahaan baru bernama PT Dirgantara Indonesia (PTDI) untuk melanjutkan pengembangan industri pesawat terbang nasional
PTDI telah berhasil memproduksi berbagai jenis pesawat, termasuk pesawat N219, CN235, dan CN295
Faktor Keberhasilan Indonesia dalam Pengembangan Pesawat Terbang

Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, termasuk bahan baku untuk pembuatan pesawat terbang
Indonesia memiliki tenaga kerja yang terampil dan berpengalaman di bidang kedirgantaraan
Pemerintah Indonesia memberikan dukungan dan subsidi yang signifikan untuk pengembangan industri pesawat terbang
Peluang untuk Melanjutkan Proyek Pengembangan Pesawat

Indonesia memiliki pasar yang besar untuk pesawat terbang
Indonesia memiliki potensi untuk menjadi pemain utama dalam industri pesawat terbang di kawasan Asia Tenggara
Kesimpulan

Pesawat N250 dan N2130 adalah tonggak sejarah bagi industri pesawat terbang Indonesia. Kedua pesawat tersebut menunjukkan bahwa Indonesia mampu mengembangkan pesawat terbang secara mandiri. Meskipun proyek pengembangan kedua pesawat tersebut harus terhenti karena krisis moneter 1998, namun Indonesia memiliki peluang untuk melanjutkan proyek tersebut di masa depan.

Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan oleh Indonesia untuk melanjutkan proyek pengembangan pesawat:

Meningkatkan investasi dalam penelitian dan pengembangan
Menjalin kerja sama dengan perusahaan pesawat terbang internasional
Menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi industri kedirgantaraan
Dengan upaya-upaya tersebut, Indonesia dapat menjadi negara yang mampu memproduksi pesawat terbang secara mandiri dan kompetitif di pasar global.

Disclaimer

1. Pembahasan di atas hanya sebagai referensi belajar.

2. Soal di atas merupakan pertanyaan terbuka. Artinya ada beberapa jawaban tidak terpaku di atas.

3. Artikel ini tidak mutlak menjamin kebenaran jawaban. Siswa dapat mengembangkan jawaban yang lebih baik.

Baca juga: Kunci Jawaban IPS Kelas 9 Halaman 115, Diskusi Soal Literasi Finansial

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved