Berita Batanghari
1.116 Bayi di Batanghari Terindikasi Stunting, Pemkab Gencarkan Pencegahan
Pemerintah Kabupaten Batanghari terus berupaya mencegah dan menekan angka stunting pada bayi di wilayahnya. Pada 2023, prevalensi stunting di Kabupate
Penulis: Srituti Apriliani Putri | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN – Pemerintah Kabupaten Batanghari terus berupaya mencegah dan menekan angka stunting pada bayi di wilayahnya. Pada 2023, prevalensi stunting di Kabupaten Batanghari turun dari 26,3 persen menjadi 10,1 persen.
Untuk mendeteksi dini stunting, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Batanghari bekerja sama dengan Dinas Kesehatan melakukan pendataan terhadap bayi yang baru lahir di wilayah tersebut.
Menurut data terbaru, tercatat 1.116 balita di Kabupaten Batanghari terindikasi stunting.
“Kami telah melakukan pendataan, dan ada 1.116 balita yang terindikasi stunting,” kata Kabid Keluarga Berencana DPPKBP3A Kabupaten Batanghari, Riza Susanti, Senin (11/11/2024).
Riza menyebutkan, sebagian besar bayi yang terindikasi stunting berada di Kecamatan Tembesi dan Bajubang. Untuk menekan angka ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan "bapak asuh" dari berbagai perusahaan di Batanghari melalui program CSR mereka untuk menyediakan makanan bergizi bagi ibu dan bayi.
Selain program "Bapak Asuh," setiap desa juga telah diarahkan untuk menganggarkan pemberian makanan tambahan bagi balita yang terindikasi stunting. Riza mengimbau masyarakat, terutama yang memiliki balita, untuk rutin menimbang anak di Posyandu agar deteksi dini stunting dapat dilakukan dengan cepat.
"Kami berharap masyarakat bisa secara rutin membawa anak-anaknya ke Posyandu, sehingga deteksi dini dan tindakan segera bisa dilakukan bagi bayi yang terindikasi stunting," pungkasnya.
Baca juga: Ada 20 Titik Sumur Minyak Ilegal di Kawasan Hutan Perbatasan Jambi-Sumatera Selatan
Baca juga: Pendukung Inter Milan Abaikan Antonio Conte, tapi Hina Romelu Lukaku saat Lawan Napoli
Baca juga: KPU Ubah Jadwal Debat Kedua Pilbup Tebo
| Sarang Tawon Vespa Dekat Jogging Track di Muara Bulian Dievakuasi Damkar, Sengatannya Sebabkan Demam |
|
|---|
| Polres Batang Hari Siagakan Personel Antisipasi Konvoi Pelajar pada Kelulusan |
|
|---|
| Kronologi Kecelakaan di Tol Palindra Tewaskan 3 Orang, Pelaku Tabrak Lari Ditangkap di Jambi |
|
|---|
| Pemkab Batang Hari dan MUI Gelar Gerakan Penataan Makam Sesuai Syariat Islam |
|
|---|
| Batang Hari Usulkan Pembangunan Irigasi ke Wamentan, Kejar Optimalisasi Sawah 8.252 Ha |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/19032019_ilustrasi-stunring.jpg)