Berita Jambi

4 Santri Korban Rudapaksa Pimpinan Ponpes di Jambi Mendapat Trauma Healing

Polda Jambi bekerja sama dengan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Pemerintah Kota Jambi memberikan pendampingan psikologis kepada para santri

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUN JAMBI/RIFANI HALIM
Aprizal Wahyudi Diprata ditangkap Polda Jambi. Pimpinan Pondok Pesantren Sri Muslim Mardatillah di Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, itu tersangka rudapaksa 12 santri santriwati. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Polda Jambi bekerja sama dengan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Pemerintah Kota Jambi memberikan pendampingan psikologis kepada para santri korban kekerasan seksual atau rudapaksa yang dilakukan oleh pimpinan Pondok Pesantren Sri Muslim Mardatillah (SMM), Aprizal Wahyu Diprata (28).

Dirreskrimum Polda Jambi, Kombes Andri Ananta Yudhistira, mengungkapkan bahwa saat ini empat dari total 12 korban yang berusia 14 hingga 16 tahun sudah mendapatkan layanan trauma healing.

"Kami telah berkoordinasi dengan UPTD PPA Kota Jambi untuk menyediakan trauma healing dan pendekatan pemulihan emosional kepada korban. Saat ini baru empat orang yang mendapat pendampingan," ujar Andri, Kamis (7/11/2024).

Andri menekankan pentingnya pendampingan psikologis bagi korban agar mereka dapat pulih dan tidak mengalami dampak psikologis yang bisa mempengaruhi masa depan mereka. 

“Kami khawatir jika trauma tidak ditangani, korban bisa saja menjadi pelaku di masa depan," tambahnya.

Ia juga mendorong para korban dan orang tua untuk mendatangi UPTD PPA Kota Jambi demi memperoleh bantuan tersebut. 
"Pendampingan ini sangat penting. Kami berharap korban yang sudah dan yang akan diperiksa mendapatkan bantuan ini, agar mereka tidak mengulangi pengalaman traumatis yang dialami," katanya.

Dari 12 korban, terdiri dari 11 laki-laki dan satu perempuan. Sejauh ini, kata Andri, pihaknya telah memeriksa sembilan orang korban.

"Kami telah melakukan pemeriksaan tambahan, dengan total sembilan korban yang sudah diperiksa. Sisanya akan segera menyusul," tutup Andri.

Baca juga: 4 Berita Populer, 12 Santri di Jambi Jadi Korban Rudapaksa, Mobil Mewah di Depan Gerbang Pondok?

Baca juga: Mobil Mewah Siapa di Depan Ponpes SMM? Gerbang Digembok Pasca Kasus Asusila 12 Santri Terungkap

Baca juga: Sosok AWD Pimpinan Ponpes di Jambi yang Rudapaksa 12 Santri, Kerap Diundang Isi Ceramah

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved