Berita Jambi

Diisukan Dipecat Gerindra Karena Tak Ikuti Arahan Prabowo di Pilgub Jambi, Noviardi Ferzi: Itu Hoaks

Ketua Bappilu Noviardi Ferzi disebut dipecat dari keanggotaan partai karena diduga membelot atau tidak mengikuti arahan Ketum Partai Gerindra Prabowo

Penulis: Danang Noprianto | Editor: Rohmayana
ist
Diisukan Dipecat Gerindra Karena Tak Ikuti Arahan Prabowo di Pilgub Jambi, Noviardi Ferzi: Itu Hoaks 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, Noviardi Ferzi disebut dipecat dari keanggotaan partai karena diduga membelot atau tidak mengikuti arahan Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Humas DPD Gerindra Jambi, Nazli menyebut bauwa Noviardi dinilai telah terang-terangan melawan arahan partai dengan mendukung Romi Hariyanto di Pilgub Jambi 2024.

"Gerindra atas perintah Prabowo Subianto selaku ketua umum partai dengan tegas akan memecat kader partainya yang tidak mengikuti perintah partai pada Pilkada serentak 2024," kata Nazli.

Ia menyebut bahwa apa yang dilakukan Noviardi dengan tidak mendukung Cagub yang diusung Gerindra yakni Al Haris-Abdullah Sani, merupakan tindakan melawan aturan yang ditetapkan ketua umum Gerindra Prabowo Subianto.

"Tak hanya Noviardi saja, bagi seluruh kader Gerindra Se-Provinsi Jambi jika tidak mengikuti perintah partai maka akan dipecat," tegasnya.

Padahal, kata dia, Noviardi telah lama menjadi kader partai Gerindra, dan seharusnya memahami perintah yang dikeluarkan oleh Ketum Partai Gerindra.

"Aturan paham lah dengan aturan partai Gerindra dari dulu, kalau seperti ini ya resikonya pemecatan. Karena tak ada tolerir lagi bagi kader Gerindra yang membelot pada Pilkada serentak ini," ucapnya.

Baca juga: Putuskan Nyaleg, Noviardi Ferzi Relakan Mimpinya Jadi Guru Besar Demi Wujudkan APBD Pro Rakyat

Baca juga: Profil Lengkap Noviardi Ferzi, Pengamat Akademisi yang Maju DPRD Provinsi Jambi

Sementara itu, Noviardi Ferzi saat dikonfirmasi membantah pemecatan dirinya sebagai kader partai Gerindra.

Menurutnya isu pemecatan tersebut merupakan karangan dari orang yang tidak bertanggun jawab.

Ia menegaskan sampai hari ini masih menjadi kader partai Gerindra dan tak ada Surat Keputusan (SK) pemecatan yang ia terima.

"Itu hoaks, tak ada SK pemecatan," ujar pria yang memiliki badan tegap ini.

Terlebih kata dia, terkait tudingan dunungan ke Romi-Sudirman, ia juga tak masuk dalam bagian tim pemenangan.

"Tak ada nama saya di SK Romi," ucapnya. (Tribunjambi.com/ Danang Noprianto)

Dapatkan Berita Terupdate Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved