Sabtu, 11 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Inter Milan

Komentar Dokter Inter Milan tentang Kondisi Darurat Cedera yang Meluas

Beberapa tim termasuk Inter Milan telah dirundung cedera musim ini, dan sebagian besar penyebabnya adalah jadwal yang padat.

Penulis: Zulkipli | Editor: Zulkipli
Intagram
Pemain Inter Milan di laga pramusim melawan Chelsea. 

TRIBUNJAMBI.COM - Beberapa tim termasuk Inter Milan telah dirundung cedera musim ini, dan sebagian besar penyebabnya adalah jadwal yang padat.

Dokter Inter Milan Piero Volpi menyampaikan hal tersebut kepada Radio Rai (via Calciomercato).

“Situasinya makin memburuk. Kami kesulitan mengatasi masalah fisik jangka panjang dan ringan.

"Sepak bola menderita dua hal yang sulit didamaikan: kepadatan pertandingan, karena banyak tim bermain dua kali setahun selama satu musim penuh, dan kurangnya waktu latihan. 

"Masalahnya terletak pada hal itu. Anda hanya punya dua latihan di sela-sela pertandingan: satu untuk memulihkan diri dan yang lainnya untuk mempersiapkan diri menghadapi lawan berikutnya.

Kristjan Asllani di Inter Milan
Kristjan Asllani di Inter Milan (Instagram/@kristjanasllani)

"Tidak ada ruang untuk melatih kualitas yang diperlukan seperti kekuatan, kecepatan, dan stamina. 

Baca juga: Hakan Calhanoglu Melapor ke Jaksa terkait Penangkapan Ultras Inter Milan

"Dalam 240/250 sesi per tahun, hanya seperempatnya yang benar-benar bermanfaat dalam hal itu.” jelasnya.

Volpi mengusulkan beberapa solusi.

“Mereka yang tidak tampil secara konsisten juga akan cedera. Waktu bermain harus seimbang. 

"Kami telah berbagi hal ini dengan pelatih Simone Inzaghi, yang sangat cerdas dan bertanggung jawab.

"Anda harus melindungi mereka yang mencatat 4.500 menit dan kontributor pinggiran yang hanya mencatat 1.000 menit.” tambahnya.

Baca juga: Inter Milan Siap Lepas Salah Satu dari Dua Bek Andalannya di Akhir Musim

Dokter Inter Milan itu juga membahas jadwal.

"Jeda antara akhir Euro dan awal musim baru sangat singkat.

"Tidak ada waktu untuk istirahat mental. Jendela internasional menjadi masalah, karena 12/15 hari absen dari tim benar-benar mengubah rutinitas. 

"Pemain cenderung cedera di lingkungan yang berbeda. Usulan lain yang mungkin adalah mengurangi liga dari 20 menjadi 18 tim. 

"Itu akan membebaskan waktu satu bulan untuk berlatih dan untuk tim nasional.” pungkasnya.

Baca juga: PSG Incar Bintang Inter Milan Marcus Thuram dengan Klausul Pelepasan Terjangkau

Baca juga: Inter Milan dan Atalanta Sempat Incar Bintang Lazio Nuno Tavares yang Tengah Bersinar

Sekarang Anda dapat menyimak update berita tribunjambi.com via Google News

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved