Jumat, 10 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Tafsir Mimpi

Arti Mimpi Berenang di Air Keruh Simbol Ketidakpastian

Mimpi ini seringkali dikaitkan dengan berbagai makna, namun secara umum melambangkan kondisi emosional atau situasi hidup yang sedang Anda hadapi.

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
istimewa
Mimpi ini seringkali dikaitkan dengan berbagai makna, namun secara umum melambangkan kondisi emosional atau situasi hidup yang sedang Anda hadapi. 

TRIBUNJAMBI.COM - Mimpi ini seringkali dikaitkan dengan berbagai makna, namun secara umum melambangkan kondisi emosional atau situasi hidup yang sedang Anda hadapi.

Beberapa arti umum dari mimpi berenang di air keruh adalah:

Kebingungan dan ketidakpastian: Air keruh bisa melambangkan pikiran atau perasaan yang kacau, membuat Anda kesulitan mengambil keputusan atau melihat jalan keluar dari suatu masalah.
Emosi yang tidak stabil: Mimpi ini bisa menjadi cerminan dari emosi yang sedang bergejolak, seperti marah, sedih, atau takut.
Masalah yang belum terpecahkan: Air keruh bisa menjadi simbol dari masalah yang belum Anda selesaikan dengan baik, sehingga terus mengganggu pikiran Anda.
Perasaan bersalah atau malu: Jika dalam mimpi Anda merasa bersalah atau malu saat berenang di air keruh, ini bisa menjadi pertanda bahwa ada sesuatu yang Anda sembunyikan atau tindakan yang Anda sesali.
Rintangan dalam mencapai tujuan: Air keruh bisa menjadi representasi dari rintangan atau kesulitan yang menghalangi Anda untuk mencapai tujuan hidup.

Mimpi Sebagai Petunjuk

Tidak semua mimpi yang dialami oleh seseorang bisa dijadikan sebagai petunjuk, sebab ada kemungkinan mimpi yang dialami bukan berasal dari petunjuk Allah, tapi karena bisikan setan.

Mimpi bisa juga disebabkan tersibukkannya seseorang memikirkan suatu objek tertentu hingga objek itu terbawa dalam mimpinya.

Dalam Islam, mimpi yang dapat dijadikan pijakan adalah mimpi yang betul-betul berasal dari petunjuk Allah.  

Nabi Muhammad menjadikan dasar penetapannya pada sebuah mimpi yang dialami para sahabat. 

Dalam menentukan pensyariatan adzan yang berdasarkan mimpi Abdullah bin Zaid dan Umar bin Khattab. Hal ini merupakan salah satu contoh dari mimpi yang merupakan petunjuk dari Allah.

Untuk membedakan antara mimpi yang benar-benar petunjuk dari Allah dengan mimpi yang berasal dari bisikan setan, salah satunya dengan menandai waktu terjadinya mimpi tersebut. 

Jika mimpi terjadi dini hari atau saat waktu sahur, kemungkinan besar mimpi itu adalah mimpi yang benar dan dapat ditafsirkan. 
Sedangkan mimpi yang dipandang merupakan bisikan dari setan adalah mimpi yang terjadi pada awal-awal malam atau saat petang. 


“Mimpi yang paling benar adalah di waktu sahur, sebab waktu tersebut adalah waktu turunnya (isyarat) ketuhanan, dekat dengan rahmat dan ampunan, serta waktu diamnya setan. Kebalikannya adalah mimpi di waktu petang (awal waktu malam)” (Ibnu Qayyim al-Jauziyah, Madarij as-Salikin, juz 1, hal. 76).

Baca juga: Arti Mimpi Melihat Dua Ular Simbol Kekecewaan

Baca juga: Arti Mimpi Dikejar Penjahat tapi Selamat, Simbol Tekanan hingga Keluar Situasi Sulit

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved