Pertandingan Pramusim

KFA Ajukan Laporan atas Insiden terhadap Hwang Hee-chan saat Wolves vs Como 1907

Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) secara resmi telah mengajukan keluhan kepada FIFA setelah striker Wolves Hwang Hee-chan diduga dilecehkan

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
Instagram/ @heehwangchan
Hee Hwang-chan di Wolves 

 

TRIBUNJAMBI.COM - Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) secara resmi telah mengajukan keluhan kepada FIFA setelah striker Wolves Hwang Hee-chan diduga dilecehkan secara rasial oleh pemain Como 1907.

Dalam pertandingan persahabatan pra-musim di Marbella, Spanyol, pada hari Senin, penyerang berusia 28 tahun itu dilaporkan menjadi sasaran komentar rasis dari pemain Como yang tidak disebutkan namanya, sehingga memicu kemarahan di lapangan.

Daniel Podence dari Wolves dikeluarkan dari lapangan setelah terlihat melakukan pukulan setelahnya.

Como mengeluarkan pernyataan pada hari Selasa untuk menanggapi insiden tersebut, namun gagal meredam kontroversi tersebut setelah menyatakan bahwa insiden tersebut dibesar-besarkan di luar proporsinya.

Salah satu pemain klub dilaporkan berkata tentang Hwang Hee-chan: ‘Abaikan dia, dia mengira dia Jackie Chan’.

 

FA Korea Laporkan Insiden Hwang Hee-chan

BBC Sport menyoroti bagaimana FA Korea kini telah menulis surat keluhan kepada FIFA, karena merasa frustrasi setelah UEFA mengklaim bahwa mereka tidak memiliki wewenang untuk menyelidiki karena fakta bahwa pertandingan tersebut bukan pertandingan yang disetujui secara resmi.

Pemain berusia 28 tahun itu dan klubnya Wolves bersikeras bahwa pernyataan tersebut bersifat rasis dan sedang dalam proses meresmikan keluhan mereka bersama FA Inggris.

Asosiasi Sepak Bola Korea mengeluarkan pernyataan bersamaan dengan keluhan mereka, dengan menjelaskan alasan mereka melakukan tindakan tersebut.

“Dalam surat resmi yang dikirimkan ke FIFA pada 18 Juli, Asosiasi Sepak Bola Korea menyatakan keprihatinan serius atas perilaku rasis yang diderita Hwang Hee-chan dari pemain tim lawan selama pertandingan latihan baru-baru ini, dan mengeluarkan seruan untuk mencegah terjadinya diskriminasi rasial pada tanggal 18 Juli di lapangan sepak bola.

“Untuk memberantasnya, kami meminta FIFA untuk lebih memperkuat sanksi terhadap pelakunya.”

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved