Mahasiswi Loncat dari Gedung

Mahasiswi UIN STS Jambi Mengakhiri Hidup Sendiri, Rektor: Kami Sangat Berduka dan Kehilangan

Rektorat Universitas Islam Negeri STS Jambi turut prihatin atas kejadian tragis yang menimpa salah satu mahasiswi mereka. Mahasiswi berinisial SAS (21

|
Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI/RIFANI
Masalah Pribadi dan Stress Motif Mahasiswi Jambi loncat dari lantai 12 Gedung Mahligai 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Rektorat Universitas Islam Negeri STS Jambi turut prihatin atas kejadian tragis yang menimpa salah satu mahasiswi mereka.

Mahasiswi berinisial SAS (21) asal Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, yang merupakan mahasiswi semester akhir, mengakhiri hidupnya dengan melompat dari gedung Mahligai Jambi.

“Bapak dan ibu yang hadir rapat tentu sudah mendapat informasi ini. Kita tentunya yang hadir di sini bersama para semua civitas akademika sangat merasa kehilangan dan berduka sedalam-dalamnya. Semoga ke depan kejadian seperti ini tidak terjadi lagi. Kita minta semua pejabat terkait menelusuri informasi ini lebih lanjut,” kata Rektor Prof. AS Ad dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun Jambi, Senin (15/7/2024).

Dalam pertemuan tersebut, Rektor langsung menginstruksikan para dekan untuk segera mengambil langkah strategis dengan mendorong semua ketua dan sekretaris program studi agar lebih aktif dalam mendidik dan mengawasi mahasiswa.

Rektor juga menekankan pentingnya peran pembimbing akademik yang tidak hanya terkait dengan nilai, tetapi juga menjadi teman yang baik bagi mahasiswanya.

Pembimbing akademik diharapkan bisa berperan aktif untuk mengarahkan dan membimbing tiap mahasiswa dalam menyalurkan prestasi dan keahliannya.

“Saya terus terang sejak memperoleh informasi ini terus berpikir dan merenung sampai sekarang. Saya minta mulai dari rektorat hingga ke level dekan dan program studi untuk lebih berperan aktif. Kita harus lebih maksimal, intensif, dan interaktif lagi dengan mahasiswa. Kita semua juga harus sering mendengar komentar maupun curhat dari mahasiswa,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Rektor juga berharap semua pejabat bisa memberikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa, serta selalu aktif membantu mahasiswa yang menghadapi kendala dalam perkuliahan.

“Teruslah memberikan pelayanan terbaik. Kita tidak boleh lagi menyulitkan mahasiswa. Saya juga meminta agar para dekan dan ketua prodi segera memanggil mahasiswa yang belum selesai kuliah jika sudah melewati semester 10,” katanya.

Jika Anda, sahabat, atau kerabat memiliki kecenderungan bunuh diri, segera hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas, Rumah Sakit terdekat, atau Halo Kemenkes dengan nomor telepon 1500567.

Anda juga dapat mencari informasi mengenai depresi dan kesehatan jiwa pada laman intothelightid.org dan Yayasan Pulih pada laman yayasanpulih.org.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved