Berita Viral

Viral Cara PKL di Medan Tolak Bayar Pajak Bikin Petugas Pajak Auto Ciut

Video pedagang kaki lima (PKL) di Medan menolak bayar pajak ke petugas yang mendatanginya warungnya viral di media sosial.

|
Penulis: Vira Ramadhani | Editor: Vira Ramadhani
Ist
Pemilik PKL di Medan Tolak Bayar Pajak 

TRIBUNJAMBI.COM - Video pedagang kaki lima (PKL) di Medan menolak bayar pajak ke petuga yang mendatanginya warungnya viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah akun @nenktainment, tampak seorang petugas pajak berdiri di dekat warung PKL tersebut.

Petugas pajak tersebut diduga meminta pajak sebesar 10-20 persen dari pemilik warung makan yang berjualan di pusat pasar.

Namun sang pemilik warung memiliki cara yang unik menolak membayar hingga membuat petuggas pajak tak berkutik.

Ketika dimintai pajak, pemilik warung langsung bertanya kepada pelanggan soal pajak yang akan dikenakan.

“Bou Barbie Lubis mau bertanya kepada konsumen semua, ini restoran atau kaki lima? Kalian setuju nggak ini dikenakan tax 20 atau 10 persen?,” tanya pemilik warung.

Konsumen yang saat itu berada di warung tersebut pun bersorak tak setuju dengan biaya pajak tersebut.

Baca juga: Cerita Rey Bong Syuting Sinetron Saleha, Takut Negur Syifa Hadju Sampai Dijodohkan dengan Ratu Rafa

Baca juga: Viral Kim Go Eun Syuting di Garut, Disambut dengan Tarian Adat Sunda

Baca juga: Viral Siswi SD di Sumbar Tewas Dibakar Teman saat Bakar Sampah di Sekolah, Keluarga Tuntut Keadilan

“Nggak setuju,” ucap pelanggan beramai-ramai.

Pemilik warung iru pun juga mengatakan bahwa dagangannya merupakan dagangan kaki lima, bukan restauran ataupun cafe yang wajib dikenakan pajak.

“Jadi ini bukan restoran ya bang ya, kalau restoran Garuda, Nelayan, wajiblah ini kaki lima ya bang,” kata pwmilik warung.

“Bou adalah pedagang Pusat Pasar yang dibawah naungan pemerintah dan tiap bulan Bou bayar distribusi,” ungkapnya.

Mendengar ucapan pemilik warung, petugas pajak itupun langsung pergi meninggalkan lokasi.

Cara PKL menolak membayar pajak dengan langsung bertanya ke pelanggan itu sontak menuai beragam komentar dari warganet.

paulin_panjaitan: Padahal ini jualan di pasar bukan di dalam mall karena rame dan si ibu emang terkenal di FB jadinya di sorot deh

prawita.laf: Pinter si ibu bikin malu kang pajak

aidaaudina: Bou emang best lah menyala booouuu lubisss

ely_anggie: Bahkan grobag pinggir jln jualan burger aja dipajakin 11 persen, kapok ga mau beli itu lg meskipun viral n enak. Tekor

Dapatkan Berita Terupdate Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved