Peluang Romi dan SAH Berkoalisi Lawan Al Haris-Abdullah Sani di Pilgub Jambi 2024

Tapi apakah berani Sutan Adil melanggar komando Prabowo Subianto yang selama ini terkenal dengan partai komando?

Penulis: tribunjambi | Editor: Duanto AS
TRIBUN JAMBI/DANANG NOPRIANTO
Dori Effendi, Dosen Ilmu Politik Universitas Jambi (Unja). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sampai saat ini baru ada satu pasang bakal calon kepala daerah yang maju Pilgub Jambi 2024, yaitu Al Haris dan Abdullah Sani.

Selain itu, ada beberapa nama yang berpotensi maju kontestasi lima tahunan ini, semisal Sutan Adil Hendra, Romi Hariyanto, Mashuri, Saniatul Lativa, dan lain-lain.

Bagaimana peluang mereka mencari pasangan atau bahkan berkoalisi?

Dosen Ilmu Politik Universitas Jambi, Dori Effendi, menuturkan pada Pilgub Jambi 2024, peluang Sutan Adil Hendra (SAH) mendampingi Al Haris lebih besar, jika dibandingkan mendampingi Romi Hariyanto atau membuat poros baru bersama Mashuri ataupun Saniatul Lativa di Pilgub Jambi.

Alasannya, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan sudah menitipkan Al Haris ke Prabowo Subianto dan mengharapkan Partai Gerindra bisa berkoalisi dengan PAN di Pilgub Jambi 2024, mengusung Al Haris selaku ketua MPP DPW PAN Provinsi Jambi.

Artinya, peluang SAH mendampingi Al Haris sangat besar.

Peluang SAH mendampingi Romi ada dan bisa saja, tetapi sangat kecil.

Kalau persoalan kemungkinan bisa aja.

Tapi apakah berani Sutan Adil melanggar komando Prabowo yang selama ini terkenal dengan partai komando?

Artinya kalau kemungkinan ada, tapi peluangnya sangat kecil, karena Gerindra itu adalah partai komando.

Namun bagaimana jika SAH membuat poros ketiga, bersama Mashuri di Demokrat, mengingat sebelumnya muncul isu duet SAH-MAS beberapa waktu lalu, ataupun duet dengan pentolan Golkar Saniatul Lativa?

Bisa jadi Demokrat dengan Gerindra berkoalisi, karena koalisi nasional juga Demokrat ikut dalam Gerindra dan itu bisa memunculkan poros ketiga.

Namun, hal ini kembali lagi kepada persoalan Zulhas yang sudah menitipkan Al Haris ke Prabowo, maka ini yang menjadi pertimbangan utamanya.

Cuma persoalannya, kenapa Zulhas menitipkan Al Haris ke Prabwoo, itu persoalannya.

Jika Zulhas tidak menitipkan Al Haris kepada Prabowo, maka bisa saja SAH berkoalisi dengan siapa pun.

Tapi, kalau hari ini, titipan itu sudah muncul di nasional, ya, sulit Gerindra berpisah dari Al Haris. (dna)

Baca juga: Analisis Politik, 3 Hal yang Bikin PPP Dukung Al Haris-Abdullah Sani

Baca juga: Bulan Juni-Juli Penentu Pilgub Jambi, Rival Al Haris-Abdullah Sani Bakal Terungkap

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved