Gempa Garut

Dampak Gempa Garut, 9 Kabupaten dan 1 Kota Terimbas Guncangan Gempa

Gempa bermagnitudo 6,5 mengguncang Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Sabtu (27/4/2024) sekitar pukul 23.26 WIB. 9 kabupaten dan satu kota terdampak

Editor: Suci Rahayu PK
BMKG
Penyebab gempa M 6,5 yang mengguncang Garut, Jawa Barat. BMKG memastikan, gempa yang mengguncang selatan Jawa Barat bukanlah gempa megathrust. 

Gempa Garut

TRIBUNJAMBI.COM - Gempa bermagnitudo 6,5 mengguncang Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Sabtu (27/4/2024) sekitar pukul 23.26 WIB.

9 kabupaten dan satu kota terdampak guncangan gempa.

Gempa yang terjadi di Garut merupakan gempa tektonik.

Ini seperti diungkapkan Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono.

Kata dia, gempa tektonik terjadi di wilayah Samudra Hindia sebelah selatan Jawa Barat.

Tepatnya, episenter gempa terletak pada koordinat 8,39 derajat Lintang Selatan dan 107,11 derajat Bujur Timur, di laut pada jarak 156 kilometer arah barat daya Garut, pada kedalaman 70 kilometer.

"Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M 6,2," ujar Daryono dalam keterangannya, Minggu (28/4/2024).

Baca juga: UPDATE Bakal Calon Kepala Daerah Kabupaten Kota di Jambi yang Daftar di Parpol Sabtu & Minggu

Baca juga: Hewan Berbisa Bermunculan di Tengah Musim Hujan, Damkar Tanjab Timur Siaga Laporan Masyarakat

Penyebab gempa Garut

Daryono membeberkan gempa Garut tengah malam tadi merupakan jenis gempa menengah. Gempa disebabkan adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng Indo-Australia yang tersubduksi di bawah lempeng Eurasia di selatan Jawa Barat.

Menurutnya, aktivitas tersebut populer disebut sebagai gempa dalam lempeng atau intra-slab earthquake.

Oleh karena itu, Daryono pun memastikan, gempa yang mengguncang selatan Jawa Barat bukanlah gempa megathrust.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," tuturnya.

Wilayah terdampak gempa Garut

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari menyebut, ada sembilan Kabupaten dan satu Kota yang terdampak gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Sabtu (27/4/2024) malam.

Diketahui, gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Garut sekitar pukul 23.29 WIB.

Gempa yang berpusat di laut dengan kedalaman 70 kilometer dengan titik parameter 8,42 LS dan 107,26 BT tersebut tidak berpotensi tsunami.

"Laporan dari Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusadalops) BNPB mencatat, sedikitnya sembilan Kabupaten dan satu Kota terdampak akibat gempat tersebut," kata Abdul Muhari, Minggu (28/4/2024).

Baca juga: Daftar Bacabup Tebo yang Sudah Ambil Formulir Pendaftaran ke Parpol

Baca juga: Dua Terdakwa Pembunuh Santri di Tebo Ternyata Alami Perundungan Sejak Masuk Pondok

Wilayah terdampak adalah Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bandung Barat. Kemudian, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Bandung, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Purwakarta, dan Kabupaten Sumedang.

Data hingga Minggu pukul 5.45 WIB pagi, tercatat sebanyak 27 Kepala Keluarga (KK) terdampak dari gempa ini. "Laporan menyebut total rumah yang rusak akibat gempa ini berjumlah 27 unit," kata Abdul

Rincian berdasarkan tingkat kerusakannya meliputi empat unit rumah rusak berat (RB), 11 unit rumah rusak ringan (RS), lima unit rumah rusak ringan (RR), serta tujuh unit rumah terdampak.

Dari total jumlah tersebut, kerusakan sebagian besar berada di Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Garut.

Rincian kerusakan di tiga wilayah itu meliputi satu unit rumah rusak berat dan tiga unit rumah terdampak di Kabupaten Garut rusak ringan.

4 unit rusak sedang dan tiga unit rusak ringan di Kabupaten Tasikmalaya, serta lima unit rumah rusak sedang di Kota Tasikmalaya.

Dari jumlah keluarga yang terdampak, warga terdampak paling banyak berada di Kabupaten Garut dengan rincian tiga orang mengalami luka-luka dan di Kabupaten Tasikmalaya satu orang.

"Bencana geologi ini juga mengakibatkan kerusakan pada bangunan fasilitas publik seperti tempat ibadah, sekolah, dan sarana kesehatan," ungkap Abdul Muhari.

 


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "9 Kabupaten dan 1 Kota Terdampak Gempa M 6,2 di Garut", 

Simak berita terbaru Terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Viral Remaja Aniaya Bocah Sambil Live TikTok, Ngaku Tak Takut karena Keponakan Jenderal

Baca juga: Selain Ribuan Warga, Halal Bihalal HAR Juga Dihadiri Bakal Calon Wali Kota Jambi

Baca juga: UPDATE Bakal Calon Kepala Daerah Kabupaten Kota di Jambi yang Daftar di Parpol Sabtu & Minggu

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved