Realisasi Pendapatan Kota Jambi Menurun Rp 22 Miliar
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Total Realisasi Pendapatan Kota Jambi mengalami penurunan sebesar 0.35 persen sepanjang 2023.
Dalam nominal rupiah penurunan Realisasi Pendapatan Kota Jambi sebesar Rp 22,362 Milyar.
Hal ini di sebabkan menurunnya pendapatan transfer dari pemerintah pusat ke Kota Jambi.
Penjabat Wali Kota Jambi Sri Purwaningsih mengatakan sejatinya realisasi PAD naik sebesar Rp 11.438 Milyar.
Namun realisasi lain-lain pendapatan daerah yang sah dan pendapatan transfer menurun sebesar Rp 34.699 Milyar.
Kondisi ini secara total membuat pendapatan daerah realisasinya turun sebesar Rp 22,362 Milyar atau 0,35 persen..
"Penurunan realisasi dana transfer bersumber dari komponen Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Insentif Daerah (DID)," ungkap Sri Purwaningsih Rapat Paripurna DPRD tentang Jawaban Eksekutif Pandangan umum Fraksi-fraksi terhadap LKPJ beberpa waktu yang lalu.
Untuk itu, Pemerintah Kota Jambi di tahun 2024 ini terus melakukan komunikasi dan kordinasi dengan pemerintah pusat untuk mengupayakan dana Transfer untuk Kota Jambi.
Khususnya dibeberapa kementrian terkait dengan pembangunan Kota Jambi.
"Perlahan tapi pasti ada beberapa program yang di tindak lanjuti di tahun ini," ujar Sri.
Lebih lanjut ia mengatakan beberpa hal yang menjadi perhatiannya seperti kolam retensi, sambungan air minum hingga SR limbah.
Sri mengatakan bantuan dari pemerintah pusat itu tidak hanya dalam bentuk uang saja tapi juga dalam bentuk kuota bantuan seperti gerakan pasar murah.
"Untuk gerakan pasar murah Pemkot Jambi mendapatkan tambahan kuota lebih banyak dari daerah lain, "ujarnya.
"Sementara itu untuk nominal uang Pemkot Jambi masih terus berupaya di 2024 ini dapat bertambah dan berkesinambungan," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/walakaota.jpg)