KKB Papua

Sosok Lerimayu Enumbi, Pentolan KKB Papua Baku Tembak Vs TNI di Puncak Jaya, 1 Prajurit Tertembak

Sosok pimpinan KKB Papua yang memimpin baku tembak dengan TNI di Puncak Jaya bernama Lerimayu Enumbi.

Editor: Darwin Sijabat
Tribun Papua/Kolase Tribun Jambi
Sosok pimpinan KKB Papua yang memimpin baku tembak dengan TNI di Puncak Jaya bernama Lerimayu Enumbi. 

TNI baku tembak dengan KKB Papua.

TRIBUNJAMBI.COM - Sosok pimpinan KKB Papua yang memimpin baku tembak dengan TNI di Puncak Jaya bernama Lerimayu Enumbi.

Baku tembak tersebut mengakibatkan satu prajurit dikabarkan tewas tertembak dan satu lainnya terluka.

Lantas, siapakah Lerimayu Enumbi?

Lerimayu hingga kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh kepolisian setempat.

Bahkan, Lerimayu juga memiliki seorang adik kandung yang mengikuti jejaknya sebagai KKB Papua.

Adik kandung Lerimayu tersebut yaitu Kopengga Enumbi.

Adik Kandungnya Tewas Ditembak Satgas Nemangkawi

Kopengga Enumbi merupakan satu di antara petinggi KKB yang selama ini dikejar-kejar aparat keamanan.

Kopengga Enumbi merupakan adik kandung dari Lerymayu Telenggen.

Baca juga: Satu Aparat Dikabarkan Tewas Saat Kontak Tembak dengan KKB Papua di Puncak Jaya, 1 Lainnya Terluka

Baca juga: Anggota KKB Papua Bernama Jukius Tabuni Tak Berkutik Saat Diamankan Satgas, Sempat Rampas Senjata

Sosok ini jadi target Satgas Nemangkawi, karena melakukan sejumlah tindakan kejahatan.

Sesuai data yang dimiliki Satgas Nemangkawi, Kopengga Enumbi punya peran penting terkait aksi KKB Papua selama ini.

Terungkap pula bahwa Kopengga Enumbi merupakan anak buah Lekagak Telenggen.

Tugas penting yang diberikan kepadanya, yakni menyuplai logistik ke KKB Papua pimpinan Lekagak Telenggen melalui KKB Yambi.

Dan, sejumlah aksi kejahatan yang pernah dilakukan Kopengga Enumbi, yakni:

- Menyuplai logistik untuk KKB Papua di Yambi

- Diduga berperan dalam kasus pencurian dengan kekerasan perampasan delapan senjata Pospol Kulirik di Pospol Kulirik Kabupaten Puncak Jaya pada 4 Januari 2014.

- Kopengga juga masuk DPO Polda Papua sejak 5 Desember 2018.

Satgas Nemangkawi, berusaha menangkap hidup-hidup Kopengga.

Namun ia memberikan perlawanan ketika hendak ditangkap.

Baca juga: Menkopolhukam Hadi Temui 2 Tokoh Penting Nduga untuk Bebaskan Pilot Susi Air dari Tangan KKB Papua

Akhirnya, Satgas Nemangkawi pun melakukan penindakan tegas yang mengakibatkan Kopengga tewas.

Kopengga Enumbi ditembak saat berada di Distrik Irimuli, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Selasa (3/8/2021).

Sosok Penting

Kopengga Enumbi alias Tamu Enumbi bukan orang sembarangan di KKB Papua.

Pria berusia 28 tahun ini bergabung dengan KKB Papua pimpinan Lekagak Telenggen.

KKB Papua pimpinan Lekagak Telanggen dikenal kerap membuat onar.

Tak jarang mereka terlibat kontak senjata dengan aparat TNI.

Selain memiliki jabatan penting dibawah KKB Papua pimpinan Lekagak Telanggen, Kopengga Enumbi alias Tamu Enumbi ternyata statusnya sebagai daftar pencarian orang (DPO) Polda Papua.

Ia ditetapkan sebagai DPO karena terlibat dalam kasus perampasan senjata api.

Senjata hasil curian tersebut dipergunakannya untuk kelompoknya berbuat onar dan melawan aparat.

Sebelumnya diberitakan, satu prajurit TNI dikabarkan meninggal dunia saat kontak tembak dengan KKB Papua di Puncak Jaya, Papua Tengah, Minggu (17/3/2024).

Selain itu, satu anggota lainnya lainnya mengalami luka tembak. Kabar tersebut beredar luas di grup WhatsApp dan awak media.

Tak hanya kabar tersebut, pesan berantai yang beredar itu menyertakan foto prajurit yang meninggal dan terluka. Terkait kabar itu, Kepala Penerangan Kogabwilhan III, Kolonel Czi Gusti Yoman Suriastawa mengaku belum mendapat informasi tersebut.

Baca juga: 2 Anggota KKB Papua Terduga Penembak Pesawat Wings Air yang Diamankan di Yahukimo Berstatus Pelajar

"Kalau ada nanti saya informasikan kembali," katanya singkat, Senin (18/3/2024).

Sementara itu, berdasarkan informasi bahwa aksi penyerangan KKB tersebut dibawah pimpinan Lerimayu Enumbi. Kontak tembak itu berlangsung di Distrik Muara.

Hingga berita ini terbit belum ada keterangan resmi dari pihak terkait, namun dokumentasi foto korban kontak tembak telah beredar luas di grup WhatsApp.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Awal Mula Terbongkarnya Pembunuhan Suami pada Istrinya di Kebun Sawit Tanjab Barat Jambi

Baca juga: Festival Arakan Sahur di Kuala Tungkal Jadi Satu dari 110 Event Tahunan di Kemenparekraf

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 5 Halaman 173, Cerita Bobi dan Titan

Artikel ini diolah dari Tribun-Papua.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved