Gunung Marapi Erupsi
Gunung Marapi di Sumbar Erupsi Lagi, 3 Kali Letusan di Malam Minggu
Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali mengalami erupsi pada Sabtu (2/3/2024) malam.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Kolom abu tidak teramati. Letusan sudah terekam tiga kali, yaitu pada pukul 19.54 WIB, 20.20 WIB dan 21.10 WIB," jelas Ahmad Rifandi.
TRIBUNJAMBI.COM - Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali mengalami erupsi pada Sabtu (2/3/2024) malam.
Erupsi pada pukul 19.54 WIB hingga 21.10 WIB tersebut terjadi tiga kali letusan.
Petugas Pos PGA Bukittinggi, Ahmad Rifandi mengungkapkan bahwa kolom abu tidak teramati pada kejadian itu.
"Kolom abu tidak teramati. Letusan sudah terekam tiga kali, yaitu pada pukul 19.54 WIB, 20.20 WIB dan 21.10 WIB," jelas Ahmad Rifandi.
Dari data pukul 00.00 hingga 18.00 WIB, sudah terjadi 28 kali Hembusan, 4 kali Vulkanik Dalam, 2 kali Vulkanik Dangkal, 3 kali Tektonik Jauh, 3 kali Low Frekuensi, 6 kali Hybrid dan Tremor Menerus.
Untuk diketahui bahwa saat ini status Gunung Marapi masih Level III (Siaga).
Masyarakat diimbau tetap mematuhi rekomendasi.
Baca juga: Gunung Marapi Dua Kali Erupsi Hari Ini, Rabu 17 Januari 2024: Waspada Bahaya Lahar Saat Musim Hujan
Baca juga: Gunung Marapi Kembali Erupsi, Letusan Berdurasi 54 Detik
Masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 4.5 km dari pusat erupsi (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.
Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/aliran/bantaran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi juga diperingatkan.
Masyarakat diimbau agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.
Jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA), serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.
Selain itu agar mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh
Seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah.
Baca juga: Gunung Marapi Erupsi, Pemkab Agam Dirikan Posko Siaga Marapi di Kawasan Batu Palano & Bukit Batabuah
Pemerintah Daerah Kota Bukit Tinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung.
Atau dengan Pos Pengamatan G. Marapi di Jl. Prof. Hazairin No.168 Bukit Tinggi untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas Gunung Marapi.
Masyarakat, instansi pemerintah, maupun instansi terkait lainnya dapat memantau perkembangan aktivitas maupun rekomendasi Gunung Marapi melalui aplikasi android Magma Indonesia, website Magma Indonesia (www.vsi.esdm.go.id atau https://magma.esdm.go.id), dan media sosial PVMBG (facebook, twitter, dan instagram)
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Prediksi Skor Burnley vs Bournemouth, Cek Head to Head dan Statistik Tim, Kick off 20.00 WIB
Baca juga: Yanuar Heran Pendukung Prabowo-Gibran Tolak Hak Angket & Dianggap Pemakzulan: Sebelum Jokowi Pernah
Baca juga: Cara Mudah Membeli Pelatihan Kartu Prakerja: Panduan Lengkap
Baca juga: Bacaan Injil dan Renungan Katolik Hari Ini, Minggu 3 Maret 2024: Salib Kristus
Artikel ini diolah dari Tribunnews.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/202433-Gunung-Marapi-Sumbar-Erupsi.jpg)