Rabu, 6 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Tafsir Mimpi

Arti Mimpi Membeli Baju Baru, Pertanda Kesuksesan hingga Keberuntungan

Arti mimpi membeli baju baru ternyata memiliki beberapa arti dan makna, hal-hal positif seperti keberuntungan, kesuksesan, dan kemakmuran

Tayang:
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
istimewa
Ilustrasi Baju Baru 

TRIBUNJAMBI.COM -Ternyata arti mimpi membeli baju baru ternyata memiliki beberapa arti dan makna, hal-hal positif seperti keberuntungan, kesuksesan, dan kemakmuran.

Keberuntungan dan Kemakmuran: Di banyak tafsir, mimpi membeli baju baru menandakan hal-hal positif seperti keberuntungan, kesuksesan, dan kemakmuran. Ini bisa terkait dengan karier, keuangan, atau aspek kehidupan lainnya.

Transformasi dan Penyesuaian Diri: Baju baru melambangkan perubahan dan pembaruan. Mimpi ini dapat menandakan keinginan Anda untuk berubah, adaptasi terhadap situasi baru, atau keinginan untuk mengekspresikan diri dengan cara yang berbeda.

Meningkatnya Kepercayaan Diri: Baju baru seringkali membuat seseorang merasa lebih baik dan percaya diri. Mimpi ini mungkin mencerminkan perasaan Anda yang sedang bersemangat dan siap menghadapi tantangan baru.

Kesempatan Bagus: Membeli baju, terutama di pasar, terkadang diartikan sebagai datangnya kesempatan bagus dalam hidup. Ini bisa berupa peluang karier, peningkatan finansial, atau keberuntungan tak terduga lainnya.

Mimpi Sebagai Petunjuk

Tidak semua mimpi yang dialami oleh seseorang bisa dijadikan sebagai petunjuk, sebab ada kemungkinan mimpi yang dialami bukan berasal dari petunjuk Allah, tapi karena bisikan setan.


Mimpi bisa juga disebabkan tersibukkannya seseorang memikirkan suatu objek tertentu hingga objek itu terbawa dalam mimpinya.


Dalam Islam, mimpi yang dapat dijadikan pijakan adalah mimpi yang betul-betul berasal dari petunjuk Allah.  

Baca juga: Arti Mimpi Dilamar Pacar Pertanda Baik atau Buruk? Ini Penjelasannya


Nabi Muhammad menjadikan dasar penetapannya pada sebuah mimpi yang dialami para sahabat. 


Dalam menentukan pensyariatan adzan yang berdasarkan mimpi Abdullah bin Zaid dan Umar bin Khattab. Hal ini merupakan salah satu contoh dari mimpi yang merupakan petunjuk dari Allah.

Untuk membedakan antara mimpi yang benar-benar petunjuk dari Allah dengan mimpi yang berasal dari bisikan setan, di antaranya dengan menandai waktu terjadinya mimpi tersebut. 

Jika mimpi terjadi dini hari atau saat waktu sahur, kemungkinan besar mimpi itu adalah mimpi yang benar dan dapat ditafsirkan. 
Sedangkan mimpi yang dipandang merupakan bisikan dari setan adalah mimpi yang terjadi pada awal-awal malam atau saat petang. 

“Mimpi yang paling benar adalah di waktu sahur, sebab waktu tersebut adalah waktu turunnya (isyarat) ketuhanan, dekat dengan rahmat dan ampunan, serta waktu diamnya setan. Kebalikannya adalah mimpi di waktu petang (awal waktu malam)” (Ibnu Qayyim al-Jauziyah, Madarij as-Salikin, juz 1, hal. 76).

Baca juga: Arti Mimpi Gigi Copot Bagian Bawah, Waspada Kesulitan Hidup yang Menimpa

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved