Kunci dan Jawaban

Kunci Jawaban PAI Kelas 11 Halaman 208, Mengerjakan Soal Esay

Kunci jawaban kelas 11 mata pelajaran  Pendidikan Agama Islam (PAI) pada halaman 208.

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
Chanel Youtube SMK Bina Patriot
Belajar Mengajar 2024 

TRIBUNJAMBI.COM - Kunci jawaban kelas 11 mata pelajaran  Pendidikan Agama Islam (PAI) pada halaman 208.

1. Perhatikan Q.S. Yūnus/10: 40!

وَمِنْهُمْ مَّنْ يُّؤْمِنُ بِهٖ وَمِنْهُمْ مَّنْ لَّا يُؤْمِنُ بِهٖۗ وَرَبُّكَ اَعْلَمُ بِالْمُفْسِدِيْنَ

Dari ayat di atas carilah bacaan hukum bacaan nun sukun dan mim sukun!

 

2. Bagaimana isi kandungan Q.S. Yūnus/10: 40-41!


3. Bagaimana cara menerapkan isi kandungan Q.S. Yūnus/10: 40-41 dalam kehidupan sehari-hari! Jelaskan minimal tiga!


4. Bagaimana isi kandungan Q.S. Al-Māidah/5: 32! Jelaskan minimal tiga!


5. Pasa saat ada pandemi Covid-19, pemerintah mengeluarkan protokol kesehatan, yaitu menganjurkan masyarakat memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. Bagaimana pendapatmu tentang kebijakan tersebut dihubungkan dengan isi Q.S. Al-Māidah/5: 32!

JAWABAN

1. Hukum bacaan nun sukun dan mim sukun dalam Q.S. Yūnus/10: 40

Berikut adalah hukum bacaan nun sukun dan mim sukun dalam Q.S. Yūnus/10: 40:

Kata
Hukum Bacaan
يؤمنُ
Idgham bigunnah
منهم
Idgham bigunnah
مؤمن
Idgham bigunnah
منهم
Idgham bigunnah
لا
Idgham bila ghunnah
يؤمن
Idgham bigunnah
به
Idgham bila ghunnah
ربك
Idgham bigunnah
أعلم
Idgham bigunnah
بالمفسدين
Idgham bigunnah
drive_spreadsheetEkspor ke Spreadsheet
Penjelasan:

Idgham bigunnah adalah hukum bacaan nun sukun atau mim sukun bertemu dengan huruf hijaiyah yang berharakat fathah, kasrah, atau dhammah. Hukum bacaan ini dibaca dengan memasukkan huruf nun sukun atau mim sukun ke dalam huruf berikutnya dengan dengung.
Idgham bila ghunnah adalah hukum bacaan nun sukun atau mim sukun bertemu dengan huruf hijaiyah yang berharakat tafkhim. Hukum bacaan ini dibaca dengan memasukkan huruf nun sukun atau mim sukun ke dalam huruf berikutnya tanpa dengung.
2. Isi kandungan Q.S. Yūnus/10: 40-41

Isi kandungan Q.S. Yūnus/10: 40-41 adalah sebagai berikut:

Pembagian manusia menjadi dua golongan: golongan orang yang beriman dan golongan orang yang tidak beriman.
Tugas Nabi Muhammad SAW untuk menyampaikan risalah Allah SWT kepada semua manusia, baik yang beriman maupun yang tidak beriman.
Allah SWT Maha Mengetahui tentang orang-orang yang berbuat kerusakan.
3. Cara menerapkan isi kandungan Q.S. Yūnus/10: 40-41 dalam kehidupan sehari-hari

Berikut adalah beberapa cara menerapkan isi kandungan Q.S. Yūnus/10: 40-41 dalam kehidupan sehari-hari:

Menanamkan keimanan kepada Allah SWT dan ajaran-ajaran-Nya.
Menyebarkan ajaran Islam kepada semua orang, baik yang beriman maupun yang tidak beriman.
Berperilaku baik dan menjauhi perbuatan yang merusak.
4. Isi kandungan Q.S. Al-Māidah/5: 32

Isi kandungan Q.S. Al-Māidah/5: 32 adalah sebagai berikut:

Hukuman mati bagi orang yang membunuh orang lain dengan sengaja.
Kecuali jika pembunuhan dilakukan dalam keadaan terbunuh, mati terbunuh, berperang, atau karena kesalahan.
Hukuman mati harus dilaksanakan dengan cara yang baik dan adil.
5. Pendapat tentang kebijakan pemerintah terkait protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19

Saya setuju dengan kebijakan pemerintah terkait protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Kebijakan tersebut sangat penting untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

Kebijakan tersebut juga sejalan dengan isi kandungan Q.S. Al-Māidah/5: 32, yaitu larangan berbuat kerusakan. Virus Covid-19 merupakan penyakit yang dapat menimbulkan kerusakan, baik secara fisik maupun psikis. Oleh karena itu, kita harus mencegah penyebaran virus tersebut dengan mematuhi protokol kesehatan.

Berikut adalah beberapa penjelasan tentang hubungan antara kebijakan pemerintah terkait protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 dengan isi kandungan Q.S. Al-Māidah/5: 32:

Memakai masker merupakan upaya untuk mencegah penularan virus Covid-19 melalui droplet. Hal ini sejalan dengan larangan berbuat kerusakan, yaitu mencegah penyebaran penyakit yang dapat menimbulkan kerusakan.
Menjaga jarak merupakan upaya untuk mengurangi kontak fisik dengan orang lain. Hal ini juga sejalan dengan larangan berbuat kerusakan, yaitu mencegah penyebaran penyakit yang dapat menimbulkan kerusakan.
Menghindari kerumunan merupakan upaya untuk mengurangi jumlah orang yang berkumpul di satu tempat. Hal ini juga sejalan dengan larangan berbuat kerusakan, yaitu mencegah penyebaran penyakit yang dapat menimbulkan kerusakan.
Dengan mematuhi protokol kesehatan, kita telah turut serta dalam mencegah penyebaran virus Covid-19 dan menjaga keselamatan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.

Baca juga: Kunci jawaban Kelas 11 Ekonomi Halaman 118, Tes Kuantitas Uang Fisher

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved