Banjir di Jambi
Pascabanjir, Dinas Kesehatan Sarolangun Imbau Masyarakat Waspadai Penyakit DBD
Bambang Hermanto mengatakan, tak hanya ancaman DBD, namun juga bisa timbulkan penyakit diare, kulit dan lainnya
Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Rahimin
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Pascabanjir melanda wilayah Kabupaten Sarolangun, dinas kesehatan setempat mengimbau masyarakat waspada ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kepala Dinas Kesehatan Sarolangun Bambang Hermanto mengatakan, tak hanya ancaman DBD, namun juga bisa timbulkan penyakit diare, kulit dan lainnya.
"Kami mengimbau agar masyarakat tetap menjaga perilaku hidup bersih dan sehat, konsumsi air bersih yang sudah dimasak, dan rajin membersih perkarangan," katanya, Selasa (16/1/2024).
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga pola makan yang sehat, jika sakit segera kunjungi pasilitas kesehatan seperti poskesdes,pustu dan puskesmas terdekat.
"Agar bisa di beri penanganan yang baik," pungkasnya.
Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Jambi Kurang Pos Tanggap Darurat, Walhi Perkirakan Banjir di Hilir DAS Batanghari Lebih Lama
Baca juga: Akses Jalan Desa Teluk Jambi Putus Gegara Banjir, Warga Terisolir
Baca juga: Banjir di Kerinci Tidak Pengaruhi Harga Pangan di Kota Jambi
| Waspada Daerah Hilir Sungai Batanghari, Tinggi Air sudah 13,4 Meter di Muaro Jambi |
|
|---|
| Banjir di Sarolangun dan Merangin Jambi, Dompeng Tambang Emas Ilegal Terseret Banjir Bandang |
|
|---|
| 409 Rumah di Tiang Pumpun Merangin Dihantam Banjir , Jembatan Putus |
|
|---|
| Ketinggian Banjir Sarolangun 3-4 Meter, Kapolsek Batang Asai: Air Datang Berantai |
|
|---|
| Sungai Merlung Meluap hingga Jalan Lintas Timur, Sawah di Jujuhan Tergenang Air |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Bambang-Hermanto-KADIS.jpg)