AC Milan
Stefano Pioli Kecewa dengan Keputusan Wasit setelah AC Milan Dikalahkan Atalata di Coppa Italia
Stefano Pioli tidak senang dengan kinerka wasit setelah tim AC Milan asuhannya kalah 2-1 dari Atalanta di San Siro pada perempat final Coppa Italia
TRIBUNJAMBI.COM - Stefano Pioli tidak senang dengan kinerka wasit setelah tim AC Milan asuhannya kalah 2-1 dari Atalanta di San Siro pada perempat final Coppa Italia pada Kamis (11/1/2023) dini hari.
Penyelesaian fantastis Rafael Leao di penghujung babak pertama membuat kedudukan menjadi 1-0 untuk Milan dan tampaknya telah menenangkan ketegangan setelah pertandingan yang cukup cerdik hingga saat itu.
Namun, Teun Koopmeiners menyamakan kedudukan dalam waktu 90 detik.
Koopmeiners kembali mencetak gol di babak kedua dan kali ini dari titik penalti setelah Alex Jimenez dihukum karena pelanggaran terhadap Miranchuk.
Pemain Belanda itu menekel Mike Maignan dengan cara yang salah dan itu akan menjadi pemenangnya.

AC Milan juga terlambat mengajukan banding atas penalti yang ditolak, yang berarti mereka tidak mendapat izin dalam dua keputusan besar tersebut, namun hasil akhirnya adalah tersingkir lebih awal dari Coppa Italia.
Baca juga: Jose Mourinho Kembali Absen di Laga AC Milan vs AS Roma di San Siro
Pioli diwawancarai oleh Mediaset di akhir pertandingan dan ditugaskan untuk mencoba mengungkap malam yang sangat membuat frustrasi bagi timnya.
“Kami memainkan babak pertama dengan sangat baik dan kemudian kami membuat kesalahan besar.
"Di babak kedua kami kesulitan, namun permainan berubah karena penalti yang tidak ada.
"Kami kesulitan menemukan posisi yang menguntungkan kami di babak pertama.” jelasnya.
Baca juga: AC Milan Konfirmasi Kedatangan Filipppo Terracciano dari Hellas Verona
“Sulit, banyak diskusi soal VAR. Kalau dilihat seperti ini, rasanya aneh bagi saya karena wasit tidak dipanggil kembali untuk melihatnya.
"Penalti pertama tidak terjadi dan itu mengubah permainan. Bola disentuh terlebih dahulu oleh pemain kami, pemain Atalanta juga melakukan diving sebelum kontak," sambungnya.
“Kami seharusnya bisa bereaksi lebih baik. Saya memahami rasa frustrasi para pemain, namun seharusnya ada kejelasan lebih lanjut.
"Ada banyak waktu untuk memperbaikinya. Kami tak mampu bangkit lagi di laga yang sulit dan berimbang. Itu dimainkan dengan baik di babak pertama dan tidak begitu baik di babak kedua.” pungkasnya.
Baca juga: Calon Bek Juventus Tiago Djalo, Pernah di AC Milan hingga jadi Tumbal Rafael Leao
Baca juga: Pemain Muda AC Milan Chaka Traore Membuat Stefano Pioli Kagum usai Cetak Gol ke Gawang Empoli
Sekarang Anda dapat menyimak update berita tribunjambi.com via Google News
AC Milan Siap Mengejar Legenda Real Madrid Luka Modric jika Kehilangan Tijjani Reijnders |
![]() |
---|
Bintang AC Milan Rafael Leao jadi Prioritas Transfer Bayern Munchen |
![]() |
---|
AC Milan Berharap Duo Kiper Serie A Marco Carnesecchi dan Mile Svilar Bisa Gantikan Maignan |
![]() |
---|
AC Milan Pertimbangka Merombak Pertahanan Mereka secara Signifikan di Musim Panas |
![]() |
---|
AC Milan Belum Dekat Tentukan Pelatih untuk Musim Depan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.