Liga 2

Tak Mampu Raih Kemenangan, Pelatih PSMS Medan: Pemain Sudah Kerja Keras di Lapangan

PSMS Medan gagal mewujudukan ambisinya mengalahkan Persiraja Banda Aceh pada pertandingan babak 12 besar Liga 2, Sabtu (6/1/2024).

Editor: Suang Sitanggang
IG/PSMS
Pertandingan PSMS Medan vs Persiraja, Sabtu (6/1/2024) 

TRIBUNJAMBI.COM - PSMS Medan gagal mewujudukan ambisinya mengalahkan Persiraja Banda Aceh pada pertandingan babak 12 besar Liga 2, Sabtu (6/1/2024).

Bertanding di Stadion Baharoeddin Siregar, pertandingan PSMS vs Persiraja berakhir dengan skor 0-0.

Para pemain PSMS Medan mampu meredam agresifitas pemain Persiraja. Peluang mencetak gol juga sebenarnya cukup banyak.

Kekecewaan atas kegagalan meraih kemenangan terlihat di wajah pemain dan pelatih ketika pertandingan usai.

Pelatih PSMS Medan, Miftahudin Mukson, mengatakan dirinya memang kecewa karena hasil yang diraih hanya 1 poin.

Namun dia menyebut, permainan yang ditunjukkan pemain di lapangan sudah mengalami peningkatan.

"Saya mohon maaf karena kita dikandang tidak bisa meraih hasil maksimal," kata Miftahudin saat konfrensi pers.

Namun dia menekankan, segala upaya telah dia lakukan, dan juga para pemain berjuang mati-matian selama 90 menit.

"Pemain sudah kerja keras di lapangan. Kita sudah sama-sama melihat permainan," ucapnya.

Bila hasil akhir menjadi patokan, ucap dia, hasil imbang ini merupakan keberhasilan.

"Tapi proses dan progres yang didapat pemain sudah mulai kelihatan," ungkapnya kepada awak media, Sabtu (6/1/2024).

Pertandingan sore tadi merupakan pertemuan ketiga PSMS dengan Persiraja di Liga 2 musim ini.

Dua pertandingan sebelumnya juga berakhir dengan hasil imbang.

PSMS Medan di laga tadi berhasil mendominasi jalannya pertandingan.

Namun mereka belum bisa memanfaatkan keadaan untuk membawa kemenangan di laga krusial ini.

Sejak babak pertama, Rahmat Hidayat dkk sudah menggempur pertahanan Persiraja.

Ketatnya pertahanan Persiraja membuat peluang PSMS Medan selalu berhasil dipatahkan.

Miftahudin berharap di laga selanjutnya PSMS bisa meraih hasil tiga poin, agar langkah ke babak semifinal semakin terbuka.

"Pertandingan awal biasa seperti ini. Mudah-mudahan nanti kita mendapatkan hasil maksimal," ungkapnya.

Pemain PSMS Medan, Assanur Rijal juga mengaku kecewa gagal meraih kemenangan.

Dia berjanji bekerja keras lagi menghadapi pertandingan selanjutnya.

"Kami semua pemain kecewa karena tidak mencetak gol. Kami mainnya bagus, banyak serangan cuma tidak ada gol," kata dia.

Berbeda dengan PSMS, Pelatih Persiraja Achmad Zulkifli mengaku bersyukur bisa mencuri poin.

DIa mengatakan dengan hasil ini akan kembali mempersiapkan diri menghadapi pertandingan selanjutnya.

"Soal hasil kita tidak terlalu kecewa, cukup baik karena dapat satu poin dari kandang lawan," ucapnya.

Secara permainan, ucapnya, memang harus banyak evaluasi. Apalagi babak 12 besar ini sangat padat sistem turnamen.

"Jadi kita istrahat atau tidak ada waktu untuk recovery, tetapi memang harus evaluasi," kata Zulkifli.

Ia juga berpendapat dipertandingan kali ini para pemainnya sudah menampilkan permainan yang sangat baik dan mengikuti intruksi pelatih.

Hanya saja ia mengaku ada beberapa catatan yang akan menjadi bahan evaluasi kedepannya.

Pemain Persiraja, Risky Nasution mengucapkan syukur dengan hasil positif di pertandingan tersebut.

Ia juga mengatakan hal positif ini akan menjadi modal untuk Persiraja mengarungi babak 12 besar Liga 2 musim 2023-2034.

"Hasil positif hari ini menjaga tren yah bermain di Baharoeddin dan mudah -mudahan menjadi modal untuk kita di 12 besar di pertandingan selanjutnya," ungkapnya. (Sumber: Tribun Medan)

Baca juga: LIGA 2: PSMS Medan dan Persiraja Banda Aceh Main Imbang 0-0 di 12 Besar

Baca juga: Hasil Pertandingan PSMS Medan Lawan Persiraja di Liga 2

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved