Ingin Akhir Tahun di Pulau Atau Berwisata di Laut, BMKG Sarankan Anda Lakukan ini Terlebih Dahulu

Puncak musim penghujan, selain banjir dan tanah longsor BMKG imbau masyarakat waspadai angin kencang serta gelombang tinggi

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Herupitra
Abdullah Usman/Tribunjambi.com
Puncak musim penghujan, selain banjir dan tanah longsor BMKG imbau masyarakat waspadai angin kencang serta gelombang tinggi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Puncak musim penghujan, selain banjir dan tanah longsor BMKG imbau masyarakat waspadai angin kencang serta gelombang tinggi. 

Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Jambi Annisa menuturkan, selain banjir dan tanah longsor terdapat berapa bencana atau fenomena alam yang harus diwaspadai di puncak musim penghujan seperti saat ini.

"Terutama angin kencang, mengingat pada musim ini merupakan angin utara dimana anginnya lebih kencang dari biasanya karena ada pusat tekanan rendah di laut china selatan," jelasnya, Rabu (27/12/2023).

Selain berdampak pada kondisi angin yang kencang, juga kondisi tersebut juga berpengaruh pada kondisi gelombang.

Dalam artian dapat memicu terjadinya gelombang tinggi di sekitar laut yang dekat Provinsi Jambi.

Baca juga: Sijago Merah Mengamuk di Niaso, 3 Rumah Ludes Terbakar 

Baca juga: Desember Januari Curah Hujan Tinggi, BMKG Imbau Masyarakat Barat dan Timur Jambi Mawas Diri

Ketinggian ombak sendiri saat ini masuk kategori rendah hingga sedang. Dengan kategori 0.5 - 1.25 Meter, kemudian kategori sedang 1.25 - 2.50 Meter. 

"BMKG pasti akan memberikan peringatan dini apabila tinggi gelombang itu diatas 1.25 Meter, terutama ketika gelombang sudah masuk kategori sedang kita langsung keluarkan peringatan dini," jelasnya.

"Kalo sekarang masih kategori 0.5-1.25 dalam artian masih rendah, tapi akhir tahun tanggal 31 Desember itu perlu diwaspadai akan kenaikan gelombang dan pasang air laut," tambahnya.

Dirinya juga menghimbau, bagi masyarakat yang ingin bepergian menggunakan jalur laut atau berwisata alangkah baiknya untuk melihat perkiraan cuaca BMKG terlebih dahulu guna mengantisipasi cuaca buruk. (usn)

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: SKK Migas Tanjung Jabung Menyerahkan Tiga Unit Asrama Kodim 0419

Baca juga: Silaturahmi dengan Masyarakat Batanghari, Syarif Fasha: Tanya dulu Jangan Dipaksa

Baca juga: Kata Perkumpulan Rumah Manopo soal Pemugaran Candi Parit Duku

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved