Berita Kerinci
Tolak Hasil Tes PPPK 2023, Ratusan Peserta PPPK Kerinci dan Kota Sungai Penuh Bubuhkan Tanda Tangan
Ratusan peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci bersatu gelar aksi, Senin (25/12/202
TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Ratusan peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci bersatu gelar aksi membubuhkan tanda tangan di eks Kantor Pemda Kerinci, Senin (25/12/2023).
Mereka menuntut keadilan dan transparansi Pemerintah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci dalam menentukan kelulusan PPPK tahun 2023 yang diduga sarat kecurangan.
"Kita disini telah menanda - tangani kesepakatan bersama menolak hasil tes PPPK Kabupaten Kerinci karena sarat dengan kecurangan," ujar Koordinator Edios Hendra.
Dia menjelaskan, adapun kejanggalan dalam hasil tes PPPK Kabupaten Kerinci diantaranya:
- Panitia tidak mengumumkan hasil pengumuman yang transparan.
- Ditemukan peserta yang dinyatakan lulus PPPK nilai lebih rendah dibanding peserta yang dinyatakan tidak lulus.
- Ditemukan peserta yang lulus masa honornya jauh dibawah yang dinyatakan tidak lulus.
- PPPK yang lulus penyandang disabilitas adalah orang yang sehat secara rohani dan jasmani. Sedangkan, peserta disabilitas tidak lulus.
- Peserta yang sudah masuk kategori K2 dinyatakan tidak lulus, padahal peserta tersebut adalah prioritas.
Baca juga: Viral Guru di Sungai Penuh Menanggis, 13 Tahun Honor Nilai Tinggi Tak Lulus PPPK
Baca juga: Kelulusan PPPK Dipertanyakan, Ini Penjelasan BKPSDM Kota Sungai Penuh
“Banyak lagi kejanggalan dan kecurangan lainnya. Kita sudah sepakat akan melakukan demo dalam waktu dekat ini, menuntut keadilan dan memberantas kezoliman dalam penentuan kelulusan PPPK ini,” ujarnya.
Selain akan melakukan demo, katanya, juga akan melaporkan kecurangan – kecurangan dalam penentuan kelulusan PPPK kepada Ombudman, Pemerintah Provinsi Jambi, Kemenpan hingga president.
“Kita jangan takut, dibelakang kita ada dari birokrat, Dewan hingga pusat. Kita akan laporkan persoalan kecurangan dan kezoliman,” tegasnya.
Sementara itu, peserta PPPK Kota Sungai Penuh Mira juga mengungkapkan sama. Peserta PPPK Kota Sungaipenuh juga merasa dicurangi dan banyak kejanggalan – kejanggalan yang terjadi.
“Kita bergabung dan sama – sama berjuang untuk keadilan dan transparansi dalam seleksi PPPK,” ujarnya.
Peserta PPPK Kota Sungai Penuh lainnya juga mengatakan sama.
“Kita sama – sama berjuang untuk keadilan dan transparansi, kami dari Kota Sungaipenuh juga akan menggelar demo secara bersama dengan Kabupaten Kerinci,” ujarnya
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Bupati Tanjab Timur Bersama Forkopimda Cek Gereja dan Pos Nataru 2024
Baca juga: 810 Unit Rumah Warga Merangin Terendam Banjir, PJ Bupati Minta Masyarakat Waspada Banjir Susulan
Baca juga: Desmon Hutapea Dirigen Paduan Suara di HKBP Jatiasih Meninggal Saat Ibadah Malam Natal
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.