Sassuolo
Dionisi: Jika Ada Tim Italia yang Fair Play, Itu adalah Sassuolo, bukan AS Roma
Pelatih Sassuolo, Alessio Dionisi membalas dengan marah kepada Jose Mourinho dan AS Roma setelah kekalahan 2-1.
Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
TRIBUNJAMBI.COM - Pelatih Sassuolo, Alessio Dionisi membalas dengan marah kepada Jose Mourinho dan AS Roma setelah kekalahan 2-1.
Dia bahkan menyebut bahwa Neroverdi bermain fair play, tidak seperti Roma.
"Kami bermain adil, tidak seperti lawan kami," kata Dionisi.
Persiapan pertandingan ini sudah sangat kontroversial, karena Mourinho mengatakan dalam konferensi pers bahwa dia ‘khawatir’ oleh wasit Matteo Marcenaro dan VAR.
Juru taktik asal Portugal itu juga menyatakan bahwa Domenico Berardi ‘tidak sopan’ dengan perilakunya di lapangan.
Baca juga: Sassuolo vs AS Roma: Jose Mourinho Bikin Kontroversi Lagi, Takut Wasit sampai Diselidiki FIGC
Sebaliknya, wasit justru menjadi penentu kemenangan AS Roma, ketika Daniel Boloca dikeluarkan dari lapangan setelah tinjauan VAR atas pelanggarannya terhadap Leandro Paredes.
Paulo Dybala mengonversi penalti untuk menyamakan kedudukan setelahnya.
“Permainan berubah total ketika kami bermain dengan 10 orang. Roma hanya mencetak gol berkat penalti dan gol bunuh diri,” kata Dionisi kepada DAZN.
Mantan pelatih Empoli itu sebenarnya tidak mempermasalahkan kartu merah Boloca dan merasa tak pernah kalah ketika 11 lawan 11.
“Pengusirannya adalah keputusan yang tepat, namun kami juga tidak beruntung dan perasaannya adalah kami tidak akan pernah kalah atau kebobolan jika skornya 11 lawan 11.”
Ada lebih banyak kontroversi di menit-menit terakhir ketika seorang anggota staf AS Roma dikeluarkan dari tepi lapangan karena menahan bola dan menolak membiarkan Sassuolo melanjutkan permainan dengan cepat.
Mourinho kemudian mengatakan bahwa dia memberi tahu Dionisi bahwa: “untuk menerima fair play, Anda harus memberikannya terlebih dahulu dan Sassuolo memiliki pemain yang tidak memiliki fair play”.
Sindiran Mourinho kembali mengacu pada Domenico Berardi.
Baca juga: Direktur Napoli Meradang usai Kalah dari Inter Milan: Hari Libur untuk Wasit dan VAR
Meski demikian, sang pelatih memilih untuk tidak membalas celotehan The Special One.
“Saya orangnya sopan, jadi saya tidak menjawab,” kata Dionisi saat ditanya soal kejadian itu.
“Jika ada tim di Italia yang fair play, maka itu adalah kami (Sassuolo), bukan seperti lawan yang kami hadapi hari ini (AS Roma)."
"Masalahnya adalah, Anda di media terus memuji komentar yang tidak dapat diterima."
"Rekan-rekan saya senang membicarakan lawan mereka, namun saya lebih suka membicarakan pertandingannya.”
Sassuolo sebenarnya unggul lebih dulu dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Mapei melalui Matheus Henrique di menit 25'.
Bahkan dengan Roma mendominasi pertandingan, tim ibu kota Italia itu masih gagal mencetak gol.
Barulah, setelah Daniel Boloca kartu merah di menit 63', AS Roma mulai tampil lebih ganas.
Gol penalti Paulo Dybala di menit 76 menyamakan kedudukan, sebelum Rasmus Kristensen membalikkan keadaan di menit 82.
Anda bisa membaca update berita lainnya di tribunjambi.com dengan mengakses Google News
CEO Sassuolo Koreksi Berardi, Langkah Januari Tak Mungkin Dilakukan |
![]() |
---|
Inilah Kunci Kemenangan Sassuolo atas Juventus di Liga Italia |
![]() |
---|
Tak jadi Gabung Juventus, Domenico Berarti Balik Latihan Bareng Skuad Sassuolo |
![]() |
---|
Cuma Inter Milan dan AS Roma yang Nego Nyata untuk Rekrut Davide Frattesi dari Sassulo |
![]() |
---|
Direktur Sassuolo Akui Davide Frattesi Dikejar AS Roma, Inter Milan, dan AC Milan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.