Masuki Musim Hujan Titik Panas di Jambi Mulai Turun
Jumlah titik panas atau hotspot di Provinsi Jambi sudah mulai melandai.
Penulis: A Musawira | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Jumlah titik panas atau hotspot di Provinsi Jambi sudah mulai melandai.
Hal itu seiring cuaca di Provinsi Jambi memasuki musim hujan.
Hingga 20 November 2023 jumlah hotspot tercatat sebanyak 193 titik. Sementara jumlah titik panas pada bulan sebelumnya mencapai 1.000 lebih. Secara keseluruhan dari Januari hingga saat ini terdeteksi 4.042 titik panas.
“Titik panas masih terpantau namun tidak banyak sudah berkurang karena intensitas hujan sudah mulai tinggi di wilayah Provinsi Jambi,” kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Thaha-Jambi, Ibnu Sulistyono pada Selasa (21/11/2023).
Ibnu mengatakan Desember, Januari hingga April 2024 ke depan untuk indeks kesesuaian iklim terpantau terhadap titik panas masuk kategori rendah.
“Dalam beberapa hari ke depan kita memprediksi akan mengalami cuaca ekstrem sehingga jumlah hotspot akan terus berkurang,”
“Saat ini wilayah terbanyak titik panas itu berada di Batanghari, Tanjung Jabung Barat, Sarolangun, Tebo dan Merangin,” pungkasnya.
Baca juga: Cuaca Ekstrem di Jambi Tiga Wilayah Ini Perlu Diwaspadai
Baca juga: Memasuki Musim Hujan, Petani di Tanjab Timur Mulai Garap Sawah
Baca juga: Sepekan ke Depan Jambi Berpotensi Diguyur Hujan Deras Disertai Angin dan Petir
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Ibnu-Sulistyono-BMKG-1.jpg)