Pileg 2024
Mantan KPU dan Bawaslu Nyaleg di Pemilu 2024, Ini Kata Pengamat
Sejumlah mantan penyelenggaraan Pemilu, KPU dan pengawas Bawaslu terjun ke dunia politik dan menjadi Bacaleg pada Pemilu 2024.
Penulis: Danang Noprianto | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sejumlah mantan penyelenggaraan Pemilu, KPU dan pengawas Bawaslu terjun ke dunia politik dan menjadi bakal calon anggota legislatif (bacaleg) pada Pemilu 2024 mendatang.
Sebut saja M Sanusi, Mantan Komisioner KPU Provinsi Jambi, Mantan Ketua Bawaslu Provinsi Jambi Asnawi, Mantan Ketua Bawaslu Bungo Abdul Hamid.
Mantan anggota Bawaslu Tebo Masri, Mantan Ketua Bawaslu Muaro Jambi M Yusuf, Mantan Ketua KPU Bungo Bisri, Mantan Ketua KPU Tebo Basri, Mantan Ketua Bawaslu Sarolangun Edi Martono, Mantan anggota KPU Kota Jambi Aditya Diar dan masih banyak lagi.
Mantan penyelenggara dan pengawas Pemilu menjadi bacaleg ini tentu menjadi fenomena yang menarik di dalam pelaksanaan Pemilu 2024.
Pengamat yang juga Mantan komisioner KPU Provinsi Jambi, Desi Ariyanto menilai bahwa fenomena ini sah dan wajar terjadi. Karena latar belakangnya mantan komisioner KPU dan Bawaslu yang tadinya penyelenggara ataupun pengawas, sudah menguasai dunia perpolitikan.
"Dia pernah menjadi penyelenggara dan dia menguasai mulai tentang pemetaan wilayah, informasi tentang pemilu, regulasi dipahami betul," ujarnya, Sabtu (14/10/2023).
Kemudian juga para mantan komisioner tersebut sudah memiliki koneksi atau relasi dengan partai politik, sehingga ini adalalah pilihan yang paling dekat sebenarnya dari mantan penyelenggara atau pengawas beralih ke partai politik, ketimbang masuk ke dunia yang lain.
"Penyelengga ke partai politik ini sangat dekat, bahkan beririsan malah, tinggal lagi kepentingan kawan itu sebagai partai politik, apakah pengurus partai politik atau sudah langsung terjun sebagai politisi praktis dengan mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif," jelasnya.
Kalau mencalonkan diri di legislatif kata Desi, mantan komisioner tersebut memang serius untuk memasuki dunia politik, yang tadinya memposisikan itu sebagai penyelenggara yang netral berintegritas kemudian masuk ke partai politik yang syarat dengan kepentingan partainya masing-masing.
Kata Desi ini tentu terjadi pergeseran batin yang tadinya bertindak atas semua kepentingan, sekarang sudah harus bertindak untuk kepentingan partai yang dipilih.
Baca juga: Mantan Komisioner KPU Provinsi Jambi M Sanusi Optimis Hanura Kembali ke Senayan
Baca juga: Timsel Lakukan Tes Wawancara Terakhir Calon Anggota KPU 4 Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Desi-Ariyanto-2.jpg)