515 Titik Hotspot Terdeteksi di Jambi Selama September 2023
BMKG Jambi mencatat sebanyak 515 hotspot di wilayah Provinsi Jambi terdeteksi sepanjang September 2023 ini.
Penulis: A Musawira | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - BMKG Jambi mencatat sebanyak 515 hotspot di wilayah Provinsi Jambi terdeteksi sepanjang September 2023 ini.
Prakirawan BMKG Sultan Thaha Jambi, Octa Irawan menyebut ratusan hotspot itu terdeteksi sampai Kamis (14/9/2023) kemarin.
Namun untuk total keseluruhan dari sepanjang 2023 ini mencapai 1.467 titik hotspot.
“Iya saat ini musim kemarau kalau dari informasi yang kita dapat kebanyakan orang memanfaatkan momen ini untuk melakukan pembakaran pembukaan lahan dengan cara dibakar,” ujarnya pada Sabtu (16/9/2023).
Namun ia menegaskan titik hotspot ini bukanlah firespot. Yang menentukan titik api adalah petugas di lapangan yang melakukan groundcehk.
“Lebih banyak wilayah barat Jambi,” ujarnya.
Untuk wilayah Tanjung Jabung Barat itu didominasi dari aktivitas sumur minyak Petrochina.
Jadi kegiatan perusahaan itu terdeteksi sebagai titik panas karena dia mengeluarkan api padahal itu bukan merupakan pembakaran lahan.
Adapun sebaran ratusan titik hotspot itu tersebar di Tanjab Barat sebanyak 453 titik panas, Batanghari 157 titik panas, Sarolangun 263 titik panas.
Kemudian di Kabupaten Merangin sebanyak 241 titik panas, Bungo 52 titik panas, Kerinci 25 titik panas, Tanjab Timur 34 titik panas, Muaro Jambi 43 titik panas, Tebo 194 titik panas dan Kota Jambi 2 titik panas.
Baca juga: Akibat Asap Karhutla dari Sumsel, Jarak Pandang di Kota Jambi Menurun Hanya 2 Km
Baca juga: BMKG Prakirakan Minggu Depan Jambi Diguyur Hujan
Baca juga: BMKG Jambi Deteksi Satu Titik Panas di Sarolangun Hari Ini, Total 1.347 Hotspot
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Prakirawan-BMKG-Jambi-3.jpg)