Pilpres 2024

Anies Baswedan Disarankan Tak Hanya Kritik Jokowi Jika Ingin Elektabilitasnya Terdongkrak

Elektabilitas Anies Baswedan cenderung stagnan pada survei LSI Denny JA, peneliti sarankan Anies tak hanya kritik Jokowi.

Editor: Suci Rahayu PK
Capture Kompas TV
Bacapres Anies Baswedan mengkritik sistem pendidikan yang ada di Indonesia saat ini. Dia menyebut masih banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan. 

TRIBUNJAMBI.COM - Elektabilitas Anies Baswedan cenderung stagnan pada survei LSI Denny JA, peneliti sarankan Anies tak hanya kritik Jokowi.

Hasil survei LSI Denny JA pada 1-8 Agustus 2023 menunjukkan, elektabilitas Anies Baswedan masih tertinggal dibandingkan dua calon kompetitornya, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.

Berdasarkan hasil survei, Prabowo Subianto merupakan bakal calon presiden dengan elektabilitas tertinggi, yakni di angka 36,2 persen.

Elektabilitas Prabowo unggul tipis dibandingkan Ganjar Pranowo (35,8 persen) dan unggul cukup jauh dari Anies Baswedan (19,7 persen), sedangkan ada 8,3 persen responden yang tidak menjawab.

Survei ini juga menunjukkan bahwa elektabilitas Anies cenderung stagnan bila merujuk hasil survei selama tahun 2023.

Terkait hasil survei ini, peneliti LSI Denny JA, Ade Mulyana menyarankan Anies Baswedan tak hanya mengkritik pemerintahan Jokowi.

Baca juga: LINK Indonesia U17 vs Korea Selatan U17 Live Malam Ini - 19.00 WIB

Baca juga: Daftar Kendaraan Mewah Rafael Alun dari Hasil Gratifikasi dan TPPU, Aset Atas Nama Istri hingga Ibu

Baca juga: KPU Tanjabbar Siapkan 1.020 TPS untuk Pemilu 2024

Menurut Ade, salah satu penyebab elektabilitas Anies Baswedan stagnan yakni narasi perubahan yang dibawa oleh Anies dan koalisinya dengan mengkritik pemerintahan Jokowi.

"Ini memang Pak Anies ini agak sedikit sulit karena Pak Anies dengan Koalisi Perubahan-nya ini mengusung perubahan yang mengkritik pemerintah Pak Jokowi saat ini," kata Ade di Kantor LSI Denny JA, Jakarta, Rabu (30/8/2023).

Ade menuturkan, narasi perubahan itu kontraproduktif dengan temuan berbagai survei yang menunjukkan tingkat penerimaan publik terhadap Jokowi berada di angka 80 persen.

Ia mengatakan, angka tersebut menandakan bahwa mayoritas masyarakat puas dengan pemerintahan Jokowi.

"Jadi jika narasi yang disampaikan oleh Anies dan juga koalisi pro-perubahan, yaitu hanya mengkritik pemerintahan Pak Jokowi saat ini, itu memang belum efektif ya," kata Ade.

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Elektabilitasnya Masih Tertinggal, Anies Disarankan Tak Hanya Kritik Jokowi", 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Daftar Kendaraan Mewah Rafael Alun dari Hasil Gratifikasi dan TPPU, Aset Atas Nama Istri hingga Ibu

Baca juga: Fakta Indra Bekti yang Dibongkar Ibu Aldilla Jelita

Baca juga: KPU Tanjabbar Siapkan 1.020 TPS untuk Pemilu 2024

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved