Lazio

Maurizio Sarri Marah saat Lazio Kalah dari Lecce

Pelatih Lazio, Maurizio Sarri marah selama wawancara pasca-pertandingannya dengan DAZN.

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
Instagram/ @official_sslazio
Pelatih Lazio, Maurizio Sarri 

 

TRIBUNJAMBI.COM - Pelatih Lazio, Maurizio Sarri marah selama wawancara pasca-pertandingannya dengan DAZN.

Dia menuduh tim itu dangkal dan dengan fase pertahanan yang 'konyol'.

Biancocelesti menderita kekalahan tandang 2-1 di Lecce pada pertandingan pertama musim ini.

Mereka melihat Giallorossi mencetak dua gol dalam dua menit di tahap akhir pertandingan.

Sarri tidak menyembunyikan kekesalannya saat wawancara pascapertandingan dengan DAZN.

“Kami kebobolan dua gol dalam dua menit sebagai konsekuensi dari babak kedua yang sangat buruk ketika Lecce bermain lebih baik dari kami,” kata Sarri.

“Fase defensif kami konyol. Kami pikir kami bisa bertahan hanya dengan empat bek kami. Itu hampir tidak bisa diterima."

"Kami bahkan tidak memahami momen permainan. Kami pasif, bahkan di dalam kotak. Itu terlalu buruk, meski babak pertama lumayan."

“Saya selalu khawatir tim ini dangkal. Saya telah berjuang untuk memperbaikinya dan Anda tidak dapat berpikir bahwa kekalahan ini disebabkan oleh penurunan fisik,” lanjut sang pelatih.

“Babak kedua buruk, kami tidak turun dengan lambat, semuanya buruk dan sekarang kami harus terus melawan hantu-hantu ini."

"Kami berhenti bertahan sebagai sebuah tim dan ketika tidak ada intensitas, semuanya runtuh."

“Sulit memprediksi hal seperti ini. Pertandingan di pramusim tidak terlalu diperhitungkan karena targetnya adalah untuk mendapatkan kebugaran untuk pertandingan kompetitif.”

 

Baca juga: Terlalu Dini Bahas Kepindahan Duvan Zapata ke AS Roma?

Baca juga: Berita Juventus: Taktik Baru 4-3-3 dan Makna Selebrasi Federico Chiesa

 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved