Minggu, 19 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

DPRD Provinsi Jambi

Fraksi PKB DPRD Provinsi Jambi Soroti Serapan Anggaran di Dinas Kesehatan

Realisasi belanja masing-masing perangkat daerah di lingkup Pemerintah Provinsi Jambi TA 2022 dari laporan Banggar, Fraksi PKB DPRD Provinsi Jambi mel

Penulis: Sopianto | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/Sopianto
Juru bicara Fraksi PKB DPRD Provinsi Jambi Eka Marlina 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Realisasi belanja masing-masing perangkat daerah di lingkup Pemerintah Provinsi Jambi TA 2022 dari laporan Banggar, Fraksi PKB DPRD Provinsi Jambi melihat sangat bervariatif, termasuk salah satunya adalah Dinas Kesehatan Provinsi Jambi.

Hal itu diungkapkan juru bicara Fraksi PKB DPRD Provinsi Jambi Eka Marlina pada saat menyampaikan pendapat akhir fraksi terhadap Ranperda Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2022.

Kata Eka Marlina, dari anggaran yang disediakan sebesar Rp 161.572.597.365,00 terealisasi sebesar Rp147.622.262.511,31, terdapat sisa sebesar Rp 13.950.334.853,69, hanya terserap 91,37persen.

"Artinya serapan anggaran yang telah disediakan tidak maksimal," ungkapnya.
Sementara itu, menurut pandangan Fraksi PKB, masih banyak PR Dinas Kesehatan yang harus diselesaikan.

Pembangunan kesehatan di Provinsi Jambi yang selama ini dilaksanakan telah cukup berhasil, dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Baca juga: Launching Kampung Narkoba di Desa Bedaro Rampak, Kapolres Tebo Harap Jadi Percontohan

Baca juga: Viral Video Oklin Fia Tanpa Hijab, Warganet: Kayak Mba-mba Jamet

Namun demikian, derajat kesehatan di Provinsi Jambi masih terhitung rendah apabila dibandingkan dengan Provinsi-provinsi tetangga.

"Karena masih banyak masalah utama yang harus dihadapi oleh dinas kesehatan Provinsi Jambi, seperti rendahnya kualitas kesehatan penduduk yang ditunjukkan dengan masih tingginya angka kematian bayi dan ibu serta tingginya proporsi balita yang menderita gizi kurang (stunting)," kata Eka Marlina.

Terkait hal tersebut, Fraksi PKB berharap agar persoalan kesehatan harus diprioritaskan dan perhatian khusus, terutama masalah stunting.

Sebab sampai hari ini, stunting ini masih menjadi isu strategis dan topik seksi untuk dibahas di Jambi. Sehingga perlu ada strategi jitu untuk mengendalikan dan menekannya. (Tribunjambi.com/Sopianto)

 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Launching Kampung Narkoba di Desa Bedaro Rampak, Kapolres Tebo Harap Jadi Percontohan

Baca juga: Adu Peta Kekuatan Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan di Pilpres 2024, Unggul?

BREAKING NEWS Pria Penganiaya Gilang Gimbal Hingga Tewas Dibawa ke Jambi

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved