Siswa di Tanjabtim Belajar Lesehan
Siswa Belajar Beralas Tikar, SDN 166/X Pandan Jaya Butuh Kursi dan Meja
Arifin, Kepala Sekolah SDN 166 mengatakan bahwa sejak kelas direhab menggunakan dana APBN, para murid hingga saat ini belajar hanya beralaskan tikar.
Penulis: anas al hakim | Editor: Hendri Dunan
TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Siswa/i SDN 166/X Pandan Jaya, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjabtim harus belajar di lantai dengan beralaskan tikar.
Kepala Sekolah SDN 166/X Pandan Jaya, Arifin mengatakan bahwa sejak kelas direhab menggunakan dana APBN, para murid hingga sampai saat ini masih melakukan kegiatan belajar hanya beralaskan tikar.
Bahwa pihaknya sudah mengusulkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjabtim agar menambah fasilitas meubeller untuk kelangsungan kegiatan belajar.
"Kondisi mau tidak mau harus kami lakukan, karena memang fasilitas meja dan kursi kami tidak mencukupi dengan jumlah siswa yang ada,"ujarnya, Jumat (4/8).
Arifin berharap, ada perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjabtim melalui Dinas Pendidikan untuk mengabulkan usulan meubeller yang diajukan sebelumnya.
Karena ini menyangkut dengan pendidikan dan masa depan putra dan putri asli daerah Kabupaten Tanjabtim.
"Besar harapan kami jika Dinas terkait memperhatikan usulan sekolah kami yang sangat memerlukan meubeller," harapnya.
Terlihat kondisi pembangunan yang bersumber dari APBN tentunya ada perbedaan dibeberapa sekolah lain yang juga mendapatkan bantuan revitalisasi.
Di beberapa sekolah lain misalnya, tampak fasilitas yang dibangun. Seperti pagar sekolah, lapangan olahraga atau lapangan upacara. Namun di Sekolah Dasar Negeri SDN 166/X ini hanya terdapat rehab kelas serta MCK.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.