58 Kasus Kebakaran Terjadi Kota Jambi Sepanjang Semester Pertama 2023

Semester pertama 2023 jumlah peristiwa kebakaran di Kota Jambi mencapai 58 kasus. 

Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUN JAMBI/RIFANI HALIM
Kebakaran dahsyat melanda enam tempat usaha dan dua rumah warga di Jalan Kolonel Abunjani, RT, Kelurahan Payo Lebar, Kecamatan Jelutung, Minggu, (16/7) sekira pukul 17.00 WIB. 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI – Semester pertama 2023 jumlah peristiwa kebakaran di Kota Jambi mencapai 58 kasus. 

Kadis Damkar dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandy mengatakan kasus kebakaran tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya, yang hanya 65 kasus.

“Kalau kita lihat angka tahun lalu, tentu cukup banyak di tahun ini,” sebutnya Selasa (18/7/2023).

Lanjut Mustari, berbagai penyebab turut mempengaruhi kasus kebakaran di Kota Jambi. Seperti, korsleting listri, colokan kipas angin dan dispenser yang tak dilepas, hingga lainnya.

“Maka dari itu, kita harap masyarakat Kota Jambi dapat memperhatikan hal ini. Terus mengecek kondisi rumah jika bepergian,” terangnya.

Dari puluhan kasus kebakaran tersebut, 24 di antaranya merupakan kebakaran rumah, satu sekolah, satu ruko, dua gudang, tiga bengkel, satu restoran, dua kios, satu kandang ternak, tiga kendaraan, lima pohon, dan 15 lainnya.

Apalagi baru-baru ini, kebakaran terjadi di Jalan Soemantri Brojonegoro, yang menghanguskan sejumlah tempat usaha dan dua rumah warga.

Untuk itu, kemarin Wakil Wali Kota Jambi, Maulana langsung menyalurkan bantuan darurat dari pemerintah ke para korban.

“Ya bantuan ini, khusus bagi warga yang terdampak. Namun, untuk pelaku usaha itu wewenangnya ada di Damkar. Ini sesuai Perda,” terangnya.

Lebih lanjut, Maulana meminta agar warga Kota Jambi dan sekitarnya dapat tetap waspada. Selain itu menurutnya, warga dilarang membakar sampah, lahan, maupun membuang puntung rokok sembarangan.

"Serta periksa kembali kondisi instalasi kelistrikan di rumah. Jika keluar rumah, pastikan kompor dalam kondisi padam dan tidak ada perangkat elektronik tidak terpakai yang masih terhubung pada arus listrik," terangnya.

Baca juga: Petugas Damkar Kota Jambi Cidera Saat Padamkan Kebakaran di Outlet Es Teh Indonesia

Baca juga: Kaki Siswanto Terbakar, Api dari Kompor Penjual Bakso Tiba-tiba Menyambar

Baca juga: Penyebab Kebakaran Diduga dari Outlet Es Teh Indonesia, 6 Tempat Usaha dan Dua Rumah Warga Terbakar

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved