Reshuffle Kabinet Jokowi

Nezar Patria Aktivis yang Sempat Diculik, Kini Menjadi Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika

Nezar Patria akan berduet dengan Budi Arie Setiadi untuk memimpin Kementerian Komunikasi dan Informatika

Editor: Rahimin
Youtube/Sektretariat Presiden
Suasana Pelantikan Menkominfo, Wamenkominfo, dan Menteri serta Wakil Menteri lainnya di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/7/2023). 

TRIBUNJAMBI.COM - Presiden Joko Widodo kembali merombak susunan Kabinet Indonesia Maju.

Senin (17/7/2023) sejumlah wakil menteri dan juga satu menteri dilantik Jokowi di Istana Negara.

Satu menteri yang dilantik yakni Budi Arie Setiadi. Sementara, satu wakil menteri yang dilantik adalah Nezar Patria sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo).

Nezar Patria akan berduet dengan Budi Arie Setiadi untuk memimpin Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Lantas, siapakah Nezar Patria?

Nezar Patria dikenal sebagai sosok jurnalis dengan pengalaman yang panjang.

Nezar Patria lahir di Sigli (Pidie), Aceh, pada 5 Oktober 1970.

Nezar Patria
Nezar Patria (Kompas.com)

Ayahnya bernama H Sjamsul Kahar, yang merupakan Pemimpin Umum Harian Serambi Indonesia, surat kabar terbesar di Aceh.

Nezar Patria berkuliah di Fakultas Filsafat, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta pada 1997, Magister Sejarah Hubungan Internasional dari London School of Economics (LSE), Universitas London, Inggris (2007), dan Institut Teknologi Bandung pada 2022.

Nezar Patria dikenal sebagai satu aktivis gerakan Reformasi 1998.

Saat Reformasi 98, Nezar Patria tercatat sebagai Sekretaris Jenderal Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi (SMID).

Nezar Patria menjadi satu dari 13 aktivis yang diculik pada masa Orde Baru.

Setelah dibebaskan, Nezar Patria pernah berkecimpung menjadi relawan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).

Setelah Reformasi 98, Nezar Patria menekuni dunia jurnalistik seperti ayahnya.

Karier Nezar Patria dimulai dari menjadi jurnalis majalah mingguan Tempo pada 1999 sampai 2008.

Nezar Patria ikut mendirikan portal berita daring viva.co.id dan berkecimpung di sana pada 2008 sampai 2014.

Setelah itu, Nezar Patria menjadi wakil pemimpin redaksi CNN Indonesia Digital pada 2014 sampai 2015.

Karier jurnalistik Nezar Patria berlanjut hingga menjabar sebagai Pemimpin Redaksi The Jakarta Post pada 2015 sampai 2020.

Nezar Patria pernah terpilih sebagai Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) periode 2008 sampai 2011.

Bahkan, Nezar Patria pernah menjabat sebagai Anggota Dewan Pers periode Maret 2016 sampai Juni 2019.

Selain itu, Nezar Patria aktif sebagai Anggota Dewan Etik di Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI).

Nezar Patria pernah juga menjabat sebagai Direktur Kelembagaan PT Pos Indonesia (Persero) sejak 23 September 2020-25 April 2022, dan Komisaris Utama PT Dapensi Trio Usaha pada 31 November 2021-13 Juni 2022.

Sebelum menjadi Wakil Menkominfo, Nezar Patria menjadi Staf Khusus V Menteri BUMN sejak 7 Juni 2022.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: BREAKING NEWS Daftar Menteri dan Wakil Menteri yang Dilantik Jokowi Pagi Ini, Satu Orang Rektor

Baca juga: Pendiri Projo Budi Arie Dikabarkan Dilantik jadi Menkominfo dan Sejumlah Wamen Ikut Dilantik

Baca juga: Budi Arie Setiadi Dikabarkan Bakal Dilantik Presiden Jokowi Jadi Menkominfo Besok

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved