AS Roma

Alasan Jose Mourinho Dihukum tak Boleh Dampingi AS Roma 10 Hari

Pihak FIGC telah membeberkan alasan keputusan untuk menghukum Jose Mourinho dengan larangan mendampingi AS Roma selama 10 hari.

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
IG @josemourinho
Jose Mourinho, pelatih AS Roma kini sedang diuji 

 

TRIBUNJAMBI.COM - Pihak FIGC telah membeberkan alasan keputusan untuk menghukum Jose Mourinho dengan larangan mendampingi AS Roma selama 10 hari.

Juru taktik asal Portugal itu menjadi pembahasan belakangan ini, karena sikapnya terhadap wasit.

Alasan larangan 10 hari touchline diserahkan kepada Mourinho telah dipublikasikan.

Pelatih Roma dituduh 'merusak reputasi Daniele Chiffi dan organisasi wasit.'

Mourinho mendapat beberapa skorsing selama dua musim di Stadion Olimpico dan akan memulai musim berikutnya di tribun juga.

Dia diskors selama 10 hari dan diberikan denda 50.000 euro atau sekitar Rp818 juta.

Selain itu, Roma juga diberikan denda yang sama, atas kritiknya terhadap wasit Chiffi setelah pertandingan melawan AC Monza pada 3 Mei 2023.

Alasan di balik putusan itu diterbitkan sore ini dan menjelaskan mengapa hukumannya begitu berat, setelah menolak upaya tawar-menawar.

“Pernyataan yang dibuat oleh Mourinho kepada televisi dan media lain tanpa ragu melampaui batas kritik yang dapat diterima terhadap wasit Chiffi dan merupakan pelanggaran terbuka terhadap Pasal 23, koma 1 dari kode keadilan olahraga."

"Dalam komentarnya, Mourinho tidak diragukan lagi merusak secara serius tidak hanya reputasi dan prestise wasit Chiffi, termasuk dengan komentar pribadi, tetapi juga organisasi wasit federal, meragukan mekanisme penunjukan permainan."

 

Baca juga: Profil dan Biodata Granit Xhaka: Eks Arsenal yang Bikin Rekor Transfer di Liga Inggris

Baca juga: Berita AS Roma: Paulo Dybala Tolak Chelsea

 

Segera setelah pertandingan, Mourinho menyebut Chiffi sebagai “wasit terburuk yang pernah saya temui sepanjang karier saya. Dia mengerikan, dia tidak menjalin hubungan manusia dengan siapa pun, dia tidak memiliki empati, dia memberikan kartu merah kepada pemain yang terpeleset karena kelelahan pada menit ke-96."

“Sayangnya, ini juga merupakan tanda kelemahan Roma sebagai sebuah klub, karena kami tidak memiliki kekuatan dari klub lain yang bisa mengatakan kami tidak menginginkan wasit ini.”

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved