Jokowi Pilih Bruno untuk Kurban, Dikirim ke Bangko Kabupaten Merangin

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali berkurban di Provinsi Jambi. Kali ini, Presiden Indonesia

Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Fifi Suryani
Tribunjambi.com/Yon
Bruno, sapi kurban dari Jokowi untuk Jambi, sedang dibersihkan Fedi Arif di Mayang Kota Jambi, Minggu (11/5). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali berkurban di Provinsi Jambi.

Kali ini, Presiden Indonesia ke 7 ini memilih Bruno, sapi milik Ferdi Arif dari peternakan Indra yang berlokasi di Mayang Kota Jambi.

Ferdi mengatakan Bruno ini merupakan sapi jenis Limosin dengan berat 840 kg.

"Saat ini beratnya 840 kg, dan akan terus bertambah jelang hari pemotongan besok," ujarnya Minggu (11/6).

Sapi kurban Jokowi ini berumur 3,5 tahun yang telah dipelihara oleh Ferdi sejak kecil. Ferdi menceritakan dia membeli sapi jenis Limosin ini di Sungai Bahar beberapa tahun yang lalu.

"Waktu saya beli dahulu masih anakan, dan langsung saya beri nama Bruno," ungkapnya.

Bruno sendiri direncanakan akan dikirim ke Kota Bangko Kabupaten Merangin.

"Kurban Jokowi tahun ini rencananya di Bangko, jadi kita akan siapkan pengirimannya," ujar Ferdi. Selain Bruno, peternakan Indra sendiri memiliki beberapa jenis sapi berukuran besar. Baik dari jenis Limosin maupun simental.

Tidak hanya tahun ini, Peternakan Indra telah delapan kali mendapatkan kepercayaan Presiden ke 7 Indonesia ini.

Ferdi Arif, pemilik peternakan Indra mengatakan peternakan nya selama delapan tahun terahir ini terus merekomendasikan sapi ke sekretaris negara dan selalu mendapatkan kepercayaan.

"Alhamdulillah setiap sapi yang kita usulkan selalu terpilih," ujarnya. Peternakan Indra sendiri memang terkenal dengan varian sapinya yang lumayan lengkap di kota Jambi, mulai dari sapi Bali, Limosin hingga Simental.

Untuk sapi berukuran besar, ada dari jenis Limosin dan Simental, sedangkan sapi Bali berukuran lebih kecil.

Ferdi menceritakan dia merupakan generasi kedua dari peternakan Indra ini. Sebelumnya peternkanya ini di kelolah oleh orang tuanya bernama Indra Suardi.

"Tujuh sapi sebelumnya orang tua saya yang mengusulkan, dan tahun ini karena sudah saya yang mengelola, maka saya yang mengusulkan ke Sekretaris Negara," Katanya.

Ferdi mantan manajer di salah satu perusahan di Kota Jambi ini mengatakan dia sangat senang karena bisa meneruskan tradisi sukses orang tuanya dalam menghasilkan sapi terbaik sehingga dipilih Presiden Indonesia.

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved