Piala FA

Varane Jelaskan Cara Hentikan Haaland & De Bruyne Jelang Laga Man City Vs Man Utd

Raphael Varane menegaskan Manchester United tidak 'takut' dengan Manchester City dan menjelaskan bagaimana Setan Merah bisa memenangkan final Piala FA

Penulis: Zulkipli | Editor: Zulkipli
AFP
Bek tengah Manchester United, Raphael Varane saat berebut bola dengan pemain Newcastle 

TRIBUNJAMBI.COM - Raphael Varane menegaskan Manchester United tidak 'takut' dengan Manchester City dan menjelaskan bagaimana Setan Merah bisa memenangkan final Piala FA pada Sabtu (3/6/2023) malam.

Sisi Pep Guardiola adalah sepertiga dari jalan mereka menuju treble, sementara pasukan Erik ten Hag akan tertarik untuk mempertahankan posisi Setan Merah sebagai satu-satunya klub yang memenangkan Liga Premier, Piala FA, dan Liga Champions di musim yang sama.

Mereka juga ingin menambah trofi kedua ke koleksi 2022/23 mereka setelah membawa pulang Piala Carabao.

Untuk mengalahkan Man City, Man Utd sepertinya harus membuat Erling Haaland tetap diam.

Pemain Norwegia itu telah mencetak 52 gol dalam 51 pertandingan di musim debutnya di Inggris.

Manchester United berhasil comeback dari Manchester City dengan skor 2-1 di Liga Premier Inggris pada Sabtu (14/1/2023) malam.
Manchester United berhasil comeback dari Manchester City dengan skor 2-1 di Liga Premier Inggris pada Sabtu (14/1/2023) malam. (Instagram/ @manchesterunited)

Terlepas dari dominasi domestik mereka, Man City dikalahkan 2-1 di Old Trafford dalam derby Manchester terakhir di bulan Januari. Sebuah pertandingan yang hampir seluruhnya dihentikan oleh Haaland.

Baca juga: Bagaimana Man City Mencapai Final Piala FA Pertama Dalam Empat Tahun, Ketemu Man Utd di Final

Dalam sebuah wawancara dengan Manchester Evening News, Varane mengungkapkan kunci untuk menghentikan Man City adalah membuat Haaland dan playmaker Kevin De Bruyne diam.

"Ya, [Haaland] adalah pemain yang sangat bagus, kita semua tahu itu, tapi bahaya dari City ada di mana-mana.

"Mereka sangat lengkap. Mereka bisa mencetak gol dari set-play, dari permainan penguasaan bola dan dari permainan transisi.

"Kami tahu kita harus menghentikan mereka sebagai sebuah tim dan secara kolektif sebagai sebuah kelompok," kata Varane.

"Sebagai seorang bek, koneksi terutama dengan De Bruyne [yang dimiliki Haaland], operan semacam itu rumit untuk dipertahankan, jadi kami mencoba untuk memotong koneksi itu.

"Kami mencoba menghentikan mereka lebih awal dan bukan di akhir karena terkadang sudah terlambat. Kami tahu kami harus kuat sebagai sebuah tim.

Baca juga: Inter Milan Akan Pakai Jersey Home saat Final Liga Champions Lawan Manchester City

"Mereka memiliki banyak koneksi dan dapat mengubah sistem serta memiliki pendekatan yang berbeda untuk permainan. Ini adalah salah satu hal yang harus kami kerjakan.

"Kami tahu kami mampu mengalahkan tim mana pun. Kami menunjukkan itu musim ini.

"Kami tahu kami bisa mengalahkan mereka tetapi kami tahu mereka adalah tim yang bagus.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved