Berita Tanjab Timur

45 Kepala Desa di Tanjung Jabung Timur Diberi Bekal Ilmu Pemerintahan dan Birokrasi

Pembekalan ini juga melibatkan pihak kepolisian, kejaksaan dan pemerintahan desa itu sendiri, terkait pelaksanaan regulasi

Penulis: anas al hakim | Editor: Rahimin
tribunjambi/anas alhakim
Sekda Tanjung Jabung Timur, Sapril. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Sebanyak 45 Kepala Desa yang baru terpilih dan dilantik Desember 2022 lalu, mendapat pembekalan terkait tata cara dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pengelolaan birokrasi di lingkup pemerintahan desa, Kamis (25/5/2023).

Sekda Tanjung Jabung Timur Sapril mengatakan, pembekalan ini bertujuan untuk menambah wawasan bagi Kepala Desa yang baru saja dilantik, agar nantinya mereka bisa menjalankan roda pemerintahan desa dengan baik dan benar.

"Mungkin Kepala Desa terpilih ini masih awam dalam dengan administrasi pemerintahan desa dan urusan pemerintahan lainnya. Jadi, dalam kesempatan ini kita beri pembekalan dan pemahaman secara umum," katanya.

Pembekalan ini juga melibatkan pihak kepolisian, kejaksaan dan pemerintahan desa itu sendiri, terkait pelaksanaan regulasi.

"Selain itu juga ada dari pihak pajak dan BPJS yang kita libatkan untuk menjadi nara sumber dalam kegiatan pembekalan ini," katanya.

Sapril menegaskan, sesuai arahan Bupati Tanjung Jabung Timur Romi Hariyanto, para Kepala Desa diminta untuk tidak menempatkan dirinya sebagai pejabat di wilayahnya.

Namun, harus bisa berbaur di tengah elemen masyarakat yang ada.

Agar apa yang menjadi keluhan dan harapan masyarakatnya bisa diresapi langsung, agar nantinya cepat dicari solusi atau jalan penyelesaiannya.

Artinya, jika ingin menjadi pemangku jabatan atau pimpinan di kabupaten ini, harus siap memberikan pelayanan kepada masyarakatnya, harus membuka mata dan telinga untuk mendengar serta melihat kondisi wilayahnya dan keluhan dari masyarakatnya.

"Pak bupati juga menekankan. Untuk Kepala Desa jangan menganggap dirinya hanya sebagai pemimpin saja atau menjadi raja dan penguasa di daerahnya. Tapi, Kepala Desa harus menempatkan dirinya sebagai pelayan masyarakat dalam segala hal," ujarnya.

Diharapkan, dengan adanya wajah-wajah baru dalam kepemimpinan Kades ini, bisa meningkatkan pelayanan masyarakat.

Kemudian, aspirasi, keinginan dan kebutuhan yang berkaitan dengan masyarakat, dapat terpenuhi melalui musyawarah desa yang dicover oleh APBDesa.

"Kepala Desa juga harus bisa sama-sama berjuang memajukan daerahnya dan juga kabupaten ini, serta mensejahterakan masyarakatnya. Jika dalam kepemimpinannya ada hal-hal yang belum dipahami, agar segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mencari solusinya," pungkasnya.

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Pj Bupati Tebo Ingatkan Kepala Desa yang ikut Nyaleg: Wajib Mengundurkan Diri

Baca juga: Ada Satu Kepala Desa di Geragai Tanjab Timur Menjadi Bakal Calon Legislatif dan Terdaftar di Silon

Baca juga: 37 Kepala Desa Terpilih di Batanghari Dilantik Bupati

Sumber: Tribun Jambi
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved