Pilpres 2024
Dinilai Tak Fokus Kerja, Menteri yang Dideklarasikan Capres Cawapres Diminta Mundur dari Jabatan
Menteri yang sudah dideklarasikan sebagai calon presiden, diminta untuk mundur dari jabatannya.
TRIBUNJAMBI.COM - Menteri yang sudah dideklarasikan sebagai calon presiden, diminta untuk mundur dari jabatannya.
Pernyataan ini dilontarkan, juru bicara DPP PKS Pipin Sopian.
Dia mengimbau kepada para menteri yang duduk di Kabinet Indonesia Maju dan sudah dideklarasikan sebagai bakal capres pada Pilpres 2024 sebaiknya mundur dari jabatannya.
Menurut dia, ketika yang bersangkutan sudah dideklarasikan, maka sang menteri tak akan lagi fokus bekerja mengurus permasalahan rakyat.
"Saya kira sejak deklarasi (sebagi bakal capres) lebih baik (menteri mundur). Saya melihat ketika dia dideklarasikan dan siap untuk maju itu dilakukan tidak akan fokus," kata Pipin dalam program Satu Meja The Forum KOMPAS TV, Rabu (3/5/2023) malam.
Ia menyebut, ketika sudah dideklarasikan, maka seorang bakal capres akan lebih fokus untuk meningkatkan elektabilitas ketimbang kinernya.
Baca juga: 3 Promo JCO Hari Ini 4 Mei 2023, Beli Satu Gratis Satu
Baca juga: Banjir Skin Spesial, 80 Kode Redeem Free Fire FF Hari Ini Kamis 4 Mei 2023, Ada Diamond Melimpah
"Karena setelah deklarasi itu dia akan kampanye, keliling kemana-mana, dikhawatirkan fasilitas negara itu dipakai oleh mereka," ujarnya.
Ia mengingatkan agar para menteri tak menggunakan fasilitas negara yang didapatkan untuk kepentingan dirinya dalam meningkatkan elektabilitas di Pilpres 2024.
"Jadi kita tidak menghendaki dipakai (fasilitas negara). Fokus kerja dia apakah ingin menjadi menteri atau capres," katanya.
Sementara itu, pada forum yang sama Wakil Sekretaris Jenderal PDI-P Arif Wibowo mengatakan, Presiden Joko Widodo atau Jokowi harus mentertibkan para menterinya yang dinilai mengganggu kinerja pemerintahan.
Terutama, bila ada pembantunya yang hendak menjadi bakal capres di Pilpres 2024.
Hal ini menanggapi adanya sejumlah menteri di Kabinet Indonesia Maju yang hendak maju sebagai capres atau cawapres di pesta demokrasi nanti.
"Menurut hemat saya, karena kita presidensil, maka yang namanya pembantu presiden ini bertanggung jawab kepada presiden," sambung Arif.
"Kalau menteri-menteri ini sedang repot dan menganggu kinerja pemerintah, maka presiden wajib mentertibkan," tambah dia.
Seperti diketahui, sejumlah anak buah Presiden Jokowi yang akan menjadi bakal capres atau cawapres ialah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohir dan Menparekraf Sandiaga Uno.
Baca juga: Sinsen Berikan Promo Khusus Tenaga Pendidik dan Pelajar dalam Rangka Hardiknas
Baca juga: 3 Promo KFC Hari Ini 4 Mei 2023, Sweet and Spicy Ala Korea Rp40 Ribuan
Baca juga: Hadiri Pengukuhan KDEKS, Wakil Presiden RI Tiba di Provinsi Jambi Siang Ini
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.