Lazio

Maurizio Sarri Kecewa usai Lazio Dikalahkan Inter Milan

Maurizio Sarri sangat kecewa melihat Lazio menderita dalam kekalahan usai masa keterpurukan Inter Milan

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
Instagram/ @official_sslazio
Pelatih Lazio, Maurizio Sarri 

 

TRIBUNJAMBI.COM - Maurizio Sarri sangat kecewa melihat Lazio menderita dalam kekalahan usai masa keterpurukan Inter Milan.

Dia menunjukkan timnya 'menyerah', meski unggul lebih dulu di babak pertama.

Biancocelesti mengatakan mereka kesal karena pertandingan ini diperlakukan seperti pesta hiburan belaka untuk perayaan Scudetto Napoli, yang mengharuskan mereka kehilangan poin di San Siro sore ini.

Mereka tentu membuat pertarungan sengit, memimpin ketika Felipe Anderson menerkam kesalahan Francesco Acerbi.

Akan tetapi, Inter bangkit di tahap penutupan untuk menang 3-1 dengan sepasang gol Lautaro Martinez di sekitar tendangan voli Robin Gosens yang akrobatik.

Setidaknya kekalahan itu akan membuat klub lama Sarri, Napoli, bahagia, karena itu berarti mereka akan memenangkan Scudetto hari ini asalkan bisa mengalahkan Salernitana di Stadio Diego Armando Maradona.

Namun, pada akhirnya itu tertunda karena Partenopei juga ditahan imbang Salernitana di Naples.

Berbicara kepada Sky Sports Italia, Sarri pertama kali menggarisbawahi rasa frustrasinya dengan Lazio setelah kalah 3-1 dari Inter.

“Pada saat yang paling penting kami menyerah. Kami kebobolan gol dengan lembut, kehilangan bola yang tidak bisa hilang. Saya tidak suka fase pertandingan itu, ketika Inter meneriaki kami, kami menyerah.

“Sampai menit ke-20 babak kedua, bukan itu masalahnya. Kami tidak kalah banyak dalam aspek fisik, tetapi dalam aspek penyerahan diri.”

Dia menyinggung tentang penurunan performa timnya yang terlihat jelas setelah kesuksesan mereka baru-baru ini.

“Inter tampil buruk dalam periode tertentu, tetapi di momen yang menentukan ini mereka melakukan perubahan."

"Saya berbicara tentang kapasitas energi, kami adalah tim yang paling banyak berlari. Saya harus menjadi mekanik pada waktu-waktu tertentu."

"Untuk waktu yang lama dalam pertandingan, saya melihat Lazio di dalam permainan."

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved