Lagi Viral, Video 55 Detik Siswi di Kerinci
Kasus Bullying di Kabupaten Kerinci kembali terjadi, setelah kasus anak anggota DPRD Kerinci.
Penulis: Herupitra | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Kasus Bullying di Kabupaten Kerinci kembali terjadi, setelah kasus anak anggota DPRD Kerinci. Kali ini seorang siswi SD di Desa Koto Tengah, Air Hangat Barat, Kerinci dibully hingga ditendang oleh 5 siswi SMP di jalan Sawahan Jaya Air Hangat Barat.
Kasus tersebut terungkap, melalui akun Facebook Jarot Saputra. Ia memposting video berdurasi 55 detik yang memperlihatkan seorang siswi dibully oleh lima orang siswi.
Video tersebut pun viral di media sosial. Hingga akhirnya pihak kepolisian Kerinci merespon kasus tersebut.
Kapolres Kerinci, AKBP Patria Yuda melalui Kasat Reskrim Polres Kerinci, AKP Edi Mardi, dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dimana saat ini, Polres kerinci telah menangani kasus tersebut dengan telah menghadirkan anak korban dan anak pelaku dan dilakukan proses mediasi antara pihak keluarga korban dan keluarga diduga pelaku terkait Kekerasan Terhadap Anak.
Diakui Kasat bahwa, mediasi telah dilakukan pada hari Rabu tanggal 12 April 2023 pukul 16.00 Wib bertempat di Aula Polres Kerinci.
Baca juga: Viral, Siswi SMP Kerinci Dibully dan Dikeroyok Teman Sekolahnya
“Telah dilaksanakan mediasi terkait kekerasan terhadap anak yang dipimpin oleh Kasat Intel Polres Kerinci IPTU Eko Munkoid, S.E. di dampingi Ps Kanit PPA Sat Reskrim Polres Kerinci AIPTU Hendra Deri, S.Pd,” ujar Kasat.
Dalam hal ini sambung Kasat, pihak Polres Kerinci telah memanggil pihak korban dan keluarga serta pihak pelaku dan keluarga, juga ikut dihadirkan Kepala SMPN 1 Kerinci dan Kepala SMP Atthayyibah Kerinci.
“Korban atas nama inisial GAP 13 Tahun warga Desa Koto Tengah, Kecamatan Air Hangat Barat. Sementara dugaan pelaku inisial NPN 13 Tahun warga Desa Koto Cayo, Kecamatan Air Hangat Barat," sebut Kasat.
Selanjutnya lanjut Kasat, kedua belah pihak melaksanakan perundingan untuk mencari kata mufakat perdamaian dengan kejadian yang sempat viral di media sosial.
"Kasus tersebut akan dilakukan diversi karena pelaku masih berstatus pelajar tingkat SLTP," tutup Kasat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Polres-Kerinci-tengah-memeriksa-kasus-bullying.jpg)