Jelang lebaran, Harga Cabai Turun Drastis di Pasar Tradisional Mendahara Ulu

Harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Kabupaten Tanjung Jabung Timur memasuki minggu ketiga bulan Ramadan turun cukup signifikan.

Penulis: anas al hakim | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Anas
Pedagang di pasar tradisional Kabupaten Tanjung Jabung Timur. 

TRIBUN JAMBI.COM, MUARASABAK- Harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Kabupaten Tanjung Jabung Timur memasuki minggu ketiga bulan Ramadan turun cukup signifikan. Salah satu bahan pokok yang mengalami penurunan harga cukup drastis yakni harga cabai merah dan rawit.

Memasuki Minggu ketiga bulan Ramadan 1444 hijriah, harga cabai merah dan rawit berangsur-angsur menurun, bahkan dalam sehari sempat terjadi beberapa kali perubahan harga.

Doni, salah seorang pedagang di pasar tradisional desa pematang rahim, kecamatan mendahara ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur,

Ia mengatakan harga cabai merah turun drastis hingga Rp.25 ribu per kilogram dari harga Rp.35 ribu per kilonya, sedangkan harga cabai rawit berada di angka Rp.40 ribu per kilogram dari harga semula 50 ribu rupiah per kilogram.

"Anjloknya harga cabai sudah terjadi sejak dua Minggu yang lalu secara bertahap," ujarnya Doni, Minggu (9/04/23).

Baca juga: Prihatin Dengan Warga Kurang Mampu, Polsek Bagi Sembako Wilayah Tebo Tengah

Turunnya harga cabai tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor dan salah satunya stok dari petani yang cukup. Sehingga terjadi over kapasitas di pasar.

Membludaknya stok ini karena para petani cabai banyak yang menanam dengan estimasi masa panen pada bulan Ramadan.

Akibatnya pasokan barang dari petani melimpah dan tidak dapat terserap pasar secara maksimal.

"Saya berharap harga cabai ini terus bisa stabil hingga hari lebaran tiba, sebab jika harga cabai terus melambung maka penjualan akan berkurang," pungkas Doni.

Baca juga: Kadis Ketahanan Pangan Jamin Ketersediaan Bahan Pokok di Provinsi Jambi Jelang Lebaran

Sumber: Tribun Jambi
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved