Juventus

Massimiliano Allegri Kecewa Juventus Hadiahkan Penalti untuk inter Milan di Menit Akhir

Massimiliano Allegri 'kecewa' karena Juventus menghadiahkan Inter Milan penalti yang 'dapat dihindari' di menit-menit akhir,

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
Instagram/ @massimiliano.allegri.community
Massimiliano Allegri di Juventus 

 

TRIBUNJAMBI.COM - Massimiliano Allegri 'kecewa' karena Juventus menghadiahkan Inter Milan penalti yang 'dapat dihindari' di menit-menit akhir, tetapi menegaskan bahwa semifinal Coppa Italia selalu gagal.

Pertandingan berakhir 1-1 di Stadion Allianz.

Karena aturan gol tandang tidak lagi diperhitungkan mulai musim ini, itu berarti pertandingan leg kedua akan dimainkan pada 26 April di San Siro.

Juan Cuadrado membuka skor dengan sepakan menyudut setelah ia tidak terkawal di tiang belakang.

Sayangnya, handball 'bodoh' Gleison Bremer yang dilakukan jauh ke dalam penghentian memungkinkan Romelu Lukaku mengonversi penalti penyama kedudukan.

Kekacauan dimulai di sana, dengan Lukaku meneriakkan sesuatu kepada penonton di belakang gawang dan menerima kartu kuning kedua atas gerakan tersebut.

Beberapa saat kemudian, peluit akhir dibunyikan dan pertarungan lain terjadi antara Samir Handanovic dan Cuadrado, yang lagi-lagi mendapat kartu merah.

“Saya tidak tahu apa yang terjadi, karena saya pergi ke terowongan setelah peluit akhir."

"Bukan apa-apa, hanya sedikit kekacauan di akhir pertandingan yang seimbang, kami tahu itu akan sulit."

"Meskipun mereka melewati periode yang sulit, mereka tetaplah Inter dan membuktikannya malam ini,” ujar Allegri kepada Sport Mediaset.

“Kami meningkat seiring berjalannya permainan, mempercepat pergerakan dan memiliki lebih banyak tubuh di dalam kotak."

"Mengecewakan, permainan sudah berakhir dan kami seharusnya menekan mereka lebih tinggi, Kostic seharusnya lebih pintar dan lebih dekat dengan Dumfries, lalu ada kesalahan naif ini, tapi secara keseluruhan pertandingan seimbang dan seri adil."

“Kedua tim memiliki peluang dan penguasaan bola, itulah sepak bola. Kami tahu bahwa leg kedua akan menentukan, tetapi kebobolan gol seperti itu masih bisa dihindari 20 detik sebelum akhir."

“Hal positifnya adalah para pemain bersemangat dan marah dengan gol penyeimbang ini, tetapi mereka harus menggunakannya untuk belajar dari pengalaman dan tidak mengulangi kesalahan itu."

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved