Pembunuhan Berantai
Kondisi Korban Pembunuhan Dukun Pengganda Uang dari Banjarnegara Berusia 25-50 Tahun
Kondisi 12 jenazah korban pembunuhan dukun pengganda uang Mbah Slamet. Saat ditemukan Minggu (2/4/2023) kondisi jenazah sudah dalam keadaan pembusuka
TRIBUNJAMBI.COM - Kondisi 12 jenazah korban pembunuhan dukun pengganda uang Mbah Slamet.
Saat ditemukan Minggu (2/4/2023) kondisi jenazah sudah dalam keadaan pembusukan lebih lanjut.
Dikutip dari Tribun Jateng, Kepala Bidang (Kabid) Dokkes Polda Jateng, Kombes Sumy Hastry Purwanti mengatakan tim forensik Bidokkes Polda Jawa Tengah tengah memeriksa 12 jenazah pembunuhan berantai.
Dalam pemeriksaaan terungkap, enam jenazah berjenis kelamin laki-laki. Sisanya tiga orang berjenis kelamin perempuan.
Usia korban beragam dari 25 tahun hingga 50 tahun.
"Usianya antara 25 hingga 50 tahun," papar Kepala Bidang (Kabid) Dokkes Polda Jateng, Kombes Sumy Hastry Purwanti , Selasa (4/4/2023) sore.
Pemeriksaan forensik dipimpin langsung oleh Hastry dari Senin (3/4/2023) malam hingga Selasa dini hari.
Kondisi jenazah dalam keadaan pembusukan lanjut. Diperkirakan waktu kematian antara 6 bulan sampai 24 bulan.
Baca juga: 25 Tahun Menikah, Istri Mbah Slamet Tak Mengetahui Sang Suami Jadi Dukun Pengganda Uang dan Pembunuh
Baca juga: Ini Keuntungan Penerima Kartu Prakerja, Insentif Hingga Pelatihan Lebih Berkualitas
Ia mengatakan, untuk penyebab kematian lantaran lemas karena racun. Namun terkait jenis racun masih diperiksa di laboratorium forensik.
Saat ini sebanyak sembilan jenazah belum teridentifikasi. Pun termasuk dua jenazah yang baru ditemukan Selasa (4/4/2023) sore baru akan dibawa ke laboratorium forensik.
Asal Korban Mbah Slamet
Hingga saat ini, total ada 12 jasad korban pembunuhan oleh dukun yang mengaku bisa menggandakan uang tersebut ditemukan terkubur.
Dua jasad terakhir ditemukan pada penggalian yang dilakukan hari Selasa (4/4/2023).
Sebelumnya, Senin (3/4/2023), petugas menemukan 10 jasad terkubur di kebun Desa Balun, Kecamatan Wanayasa.
Mengutip TribunJateng.com, Polda Jawa Tengah sampai saat ini masih mengidentifikasi jasad para korban.
Sementara itu, dua jasad telah berhasil diidentifikasi, sedangkan sisanya masih didalami.
Adapun dua jasad yang telah teridentifikasi yakni Mulyadi asal Palembang Sumatra Selatan dan Paryanto asal Sukabumi, Jawa Barat.
"Ada sepasang kekasih asal Palembang atas nama Mulyadi dan pacarnya dikubur di liang yang sama," kata Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi, Rabu (5/4/2023).
Menurut Luthfi, Mbah Slamet mengubur korban di beberapa liang.
Dari keterangan Mbah Slamet, korban Paryanto (53), warga Sukabumi, Jawa Barat dikubur di liang nomor 1.
Baca juga: Aturan Soal WPR, Edi Purwanto Sarankan Kementerian ESDM Jabarkan Teknis dan Role Modelnya
Kemudian, liang nomor 2 digunakan untuk mengubur satu warga berjenis kelamin laki-laki asal Gunung Kidul, DI Yogyakarta.
Sementara dua warga Tasikmalaya, Jawa Barat berjenis kelamin laki-laki dan perempuan dikubur di liang nomor 3.
Kemudian liang nomor 4 diisi jasad dua warga berjenis kelamin laki-laki dan perempuan asal Jakarta.
Untuk pasangan kekasih asal Palembang dikubur di liang nomor 5.
Selanjutnya, dua warga Yogyakarta dikubur oleh Mbah Slamet di liang nomor 6.
"Tiap dua jenazah dikubur di lima liang berbeda, sisanya ada di tiap satu liang," ungkap Kapolda Jawa Tengah.
Selain dua korban yang teridentifikasi, polisi saat ini hanya mendeteksi sembilan jasad lain berdasarkan jenis kelamin.
Yakni enam laki-laki umur antara 40 hingga 50 tahun dan tiga perempuan usia 25 sampai 35 tahun.
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Begini Kondisi 12 Mayat Korban Pembunuh Berantai Dukun Pengganda Uang Mbah Slamet,
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Tangani Korban Puting Beliung di Sungai Bahar, Pemkab Muaro Jambi Siapkan Bantuan
Baca juga: 25 Tahun Menikah, Istri Mbah Slamet Tak Mengetahui Sang Suami Jadi Dukun Pengganda Uang dan Pembunuh
Baca juga: Wali Kota Sungai Penuh Ahmadi Safari Ramadhan Bersama Wakil Gubernur Jambi
Tangani Korban Puting Beliung di Sungai Bahar, Pemkab Muaro Jambi Siapkan Bantuan |
![]() |
---|
25 Tahun Menikah, Istri Mbah Slamet Tak Mengetahui Sang Suami Jadi Dukun Pengganda Uang dan Pembunuh |
![]() |
---|
Wali Kota Sungai Penuh Ahmadi Safari Ramadhan Bersama Wakil Gubernur Jambi |
![]() |
---|
Ini Keuntungan Penerima Kartu Prakerja, Insentif Hingga Pelatihan Lebih Berkualitas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.