Minggu, 10 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Piala Dunia U20

FIFA Batalkan Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 dibatalkan FIFA. Hal ini karena Indonesia dianggap telah diskriminatif pada Timnas Israel.

Tayang:
Editor: Suang Sitanggang
Instagram/ @pssi
Muhammad Ferarri usai mencetak gol untuk Timnas Indonesia U20 saat lawan New Zealand. Timnas Indonesia berpotensi tidak ikut di Piala Dunia U20, setelah Indonesia dibatalkan sebagai tuan rumah 

TRIBUNJAMBI.COM - Status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 dibatalkan FIFA. Hal ini karena Indonesia dianggap telah diskriminatif pada salah satu peserta.

Pembatalan itu disampaikan oleh Yesayas Oktavianus. Dia adalah mantan wartawan media nasional, dan ikut dalam bursa pemilihan Ketua Umum PSSI beberapa waktu lalu.

"FIFA sudah memang membatalkan Piala Dunia U-20 di Indonesia," kata dia, dikuti dari Bolasports.

Dari informasi yang dia dapatkan, FIFA menetapkan Peru sebagai tuan rumah untuk menggantikan Indonesia yang dianggap belum siap.

Surat pembatalan tuan rumah, ucapnya, sudah dikirimkan FIFA pada pemerintah Indonesia.

Dia bilang, pemerintah melakukan lobi kepada FIFA setelah keluar surat tersebut. Namun peluangnya kini sangat kecil.

"Pemerintah Indonesia sudah mendapat surat pembatalan dari FIFA, tapi belum mau mengumumkan ke masyarakat Indonesia," jelasnya, dalam podcast di Good Radio Jakarta, Senin (27/3/2023).

Adapun Piala Dunia U-20 dijadwalkan berlangsung pada 20 Mei- 11 Juni 2023.

Stadion untuk tempat penyelenggaraan sudah disiapkan. Namun belakangan muncul masalah.

Penolakan pada Timnas Israel berlangsung di banyak tempat, dan bahkan melibatkan elit nasional.

Gubernur Bali dan Gubernur Jawa Tengah bahkan menolak Timnas Israel bermain di wilayah mereka.

Pada 31 Maret 2023 ini, harusnya drawing sudah dilakukan di Bali.
Tapi berhubung Gubernur Bali Wayan Koster menolak Timnas Israel, maka drawing itu dibatalkan FIFA.

Setelah gejolak di dalam negeri, muncul Argentina yang menyatakan siap untuk menjadi tuan rumah.

Media Argentina Tyc Sports melaporkan, Asosisasi Sepak Bola Argentina (AFA) telah mengirimkan penawaran mengantikan posisi Indonesia.

"Asosiasi Sepak Bola Argentina telah mengajukan diri sebagai tuan rumah baru untuk turnamen pemuda tersebut, seandainya Indonesia secara definitif dibatalkan," tulis Tyc Sport.

Baca juga: Ronaldo Ungkap Perasaanya Saat Disingkirkan Dari Starting XI Portugal di Piala Dunia 2022

Tanggapan Pemerintah Indonesia

Pelaksana Tugas Menpora, Muhadjir Effendi buka suara soal tuan rumah yang akan dipindahkan FIFA untuk Piala Dunia U-20.

Dia masih percaya Indonesia tetap akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. "Kita berharap ada perubahan sikap dari FIFA," ucapnya, yang mengindikasikan sudah adanya surat dari FIFA.

Bahkan Plt Menpora pun menyebut masih mencoba mengakomodasi berbagai penolakan dari dalam negeri.

Sementara itu, status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 memang sedang dipertanyakan.

Semua bermula dari adanya penolakan terhadap timnas Israel.

Penolakan tersebut salah satunya datang dari Gubernur Bali, Wayan Koster.

Karena Bali menjadi venue berlangsungnya Piala Dunia U-20 2023, langkah Wayan Koster itu pun berbuntut panjang.

Bahkan PSSI menyebut tindakan Wayan Koster adalah penyebab dibatalkannya drawing pembagian Grup yang sejatinya dijadwalkan berlangsung pada 31 Maret 2023.

"Sebelumnya Gubernur Bali Wayan Koster menolak kehadiran tim Nasional Israel dalam perhelatan Piala Dunia FIFA U-20."

"Bagi PSSI, ini dapat menjadi alasan bagi FIFA untuk membatalkan drawing Piala Dunia FIFA U-20."

"Karena bagi FIFA, penolakan gubernur sama dengan membatalkan garansi penyelenggaraan yang telah dikeluarkan pemerintah Provinsi Bali," tulis PSSI dalam website resminya. 

Bisa Kena Sanksi

Pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah, berpotensi diikuti sanski keras FIFA untuk federasi sepakbola Indonesia, PSSI.

Sebab, pembatalan itu terkait dengan kegaduhan di Indonesia yang menyangkut dengan diskriminasi pada peserta, utamanya Timnas Israel.

Dalam penyelenggarana sepakbola, FIFA melarang keras adanya tindakan diskriminasi terlebih atas dasar ras dan agama. 

Sanski paling dekat yang mungkin dijatuhkan adalah mencoret Timnas Indonesia dari pertandingan yang ada di kalander FIFA dalam waktu dekat ini. (*)

Baca juga: PSSI: 9 Dampak Buruk usai Drawing Piala Dunia U20 di Indonesia Batal

Baca juga: Polemik Kehadiran Timnas Israel di Piala Dunia U-20, Said Aqil Menolak Gus Yahya tak Masalah

Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved