Berita Batanghari
Bupati Batanghari: Saya dan Jajaran Siap Membuka Diri untuk Kades Berkonsultasi
Bupati Batanghari Mhd Fadhil Arief melantik sebanyak 37 kepala desa (Kades) terpilih dari ajang pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak Desember 202
Penulis: A Musawira | Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Bupati Batanghari Mhd Fadhil Arief melantik sebanyak 37 kepala desa (Kades) terpilih dari ajang pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak Desember 2022 lalu.
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan berlangsung di Serambi Rumah Dinas Bupati Batanghari, Senin (20/3/2023).
37 kades terpilih tersebut hadir bersama keluarga dan ketua beserta Anggota BPD yang ikut mengantarkan pemimpin baru di desanya masing-masing.
Suasana pelantikan berlangsung tenang dan khidmat di mana para kades juga menyampaikan sumpah dan janji mereka yang dipimpin Bupati Batanghari.
Setelah pengucapan sumpah janji jabatan, para kades melakukan penandatanganan berita acara dan pemasangan tanda pangkat jabatan sekaligus penyerahan surat keputusan Bupati Batanghari.
Fadhil Arief dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada kepala desa yang dilantik.
Baca juga: BREAKING NEWS - BEM Nusantara Jambi Unjuk Rasa di Kantor Gubernur Jambi, Minta Batu Bara di Stop
Baca juga: BEI Canangkan Edukasi dan Literasi Pasar Modal pada 1600 Ketua RT se-Kota Jambi
“Yakinlah niat baik yang ditanam oleh para kades terpilih ini akan dimudahkan oleh Allah SWT,” katanya.
Semua jabatan itu pasti ada tantanganya jadi selamat bekerja bagi para kades terpilih.
“Terimakasih kepada kepala desa yang lama dan kepada penjabat (Pj) kepala desa yang telah bekerja hingga pelantikan kepala desa definitif,” katanya.
Sementara itu, kades yang dilantik kata Bupati mulai bekerja per hari ini untuk merancang RPJMDes 2023-2029.
“RPJMDes adalah dokumen yang diperintahkan oleh negara dari kumpulan visi dan misi calon kepala desa disaat kampanye dulu,”
“Seiring waktu niat kepala desa sangat besar untuk memperbaiki kondisi desanya namun kadang-kadang lupa bahwa kewenanganya terbatas apa yang sudah divisikan jadi tidak mungkin dilakukan oleh kepala desa,” ujarnya.
Meski begitu, Bupati mengatakan akan mengawal RPJMDes yang dibuat sejauh mana kewenangannya. Karena RPJMDes sama dengan RPJMD, tidak peduli sumber dananya dari mana, tapi itu harus diwujudkan.
“Jadi RPJMDes harus sinkron dengan RPJMD Pemkab Batanghari. Saya dan jajaran pemkab Batanghari akan membuka diri untuk selalu siap menjadi tempat konsultasi. Karena ada beberapa daerah dengan berbagai macam potensi yang bisa dikembangkan,” pungkasnya. (Tribunjambi.com/Musawira)
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: BREAKING NEWS - BEM Nusantara Jambi Unjuk Rasa di Kantor Gubernur Jambi, Minta Batu Bara di Stop
Baca juga: Sekda Sudirman: Kenaikan Pangkat Harus Sejalan Dengan Peningkatan Kompetensi
Baca juga: BEI Canangkan Edukasi dan Literasi Pasar Modal pada 1600 Ketua RT se-Kota Jambi