Senin, 27 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Unik

Pria ini Miliki 3000 Mobil, Bahkan Ada Mobil Terbesar di Dunia

Sangking besarnya, didalam mobil tersebut terdapat beberapa ruangan bahkan ada kamar tidur utama, Mobil tersebut disebut sebagai mobil terbesar di Du

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly | Editor: Muuhammad Ferry Fadly
facebook Nas Daily
Pria Miliki 3000 mobil 

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang sultan berasal dari Abu Dhabi memiliki 3000 mobil dan pesawat.

Pria tersebut bernama Hamad, Hamad adalah pensiunan militer yang sangat mencintai mobil.

Kecintaan dirinya dengan mobil membuat Hamad akhirnya memiliki ribuan mobil.

Mobil-mobil tersebut diletakan dalam museum yang berbentuk Piramid.

Dalam museum tersebut, terdapat sebuah mobil dodge yang berukuran besar.

Sangking besarnya, didalam mobil tersebut terdapat beberapa ruangan bahkan ada kamar tidur utama.

Mobil tersebut disebut sebagai mobil terbesar di Dunia.

Baca juga: Ammar Zoni Pakai Sabu Karena Ingin Kurus, Pengacara Singgung Kasus 2017: Dia Malu!

Baca juga: Irup di HUT Satpol PP, Linmas dan Damkar, Gubernur Jambi Apresiasi Semua Petugas

Ia juga membuat mobil trailer berbentuk bumi, ada pula mobil Nissan satu-satunya memiliki pintu kembar.

Menariknya, didalam museum Hamad, tidak terdapat mobil mewah, karena dia tidak suka dengan mobil mewah.

Hamad pun memberikan pesan menarik tentang mobil

"Mobil bagus bukanlah dari bentuk, dan harganya, mobil bagus adalah mobil yang bisa membawa anda dari titik A menuju B," pesanya.

Cara Negara ini Turunkan Hujan

Uni Emirat Arab harus rela menurunkan hujan karena disana terkenal dengan cuaca sangat kering.

Karena hal tersebut, Uni Emirat Arab terpaksa membuat hujan dengan cara menjatuhkan garam.

Sebelum menjatuhkan hujan, para pekerja akan memantau seluruh langit di negaranya.

Mereka mencari awan awan kecil, karena awan kecil memilik kandungan hujan.

Cara Uni Emirat Arab Turunkan Hujan
Cara Uni Emirat Arab Turunkan Hujan (facebook Nas Daily)

Setelah menemukan awan tersebut, mereka membawa 48 kilogram benda berupa garam khusus.

"Garam akan menarik air,"ucap pria dalam video facebook Nas Daily.

Molekul pada garam tersebut akan menarik partikel air dan membuat awan menjadi lebih berat.

"Jadi, pesawat akan membawa garam khusu ke atas awan dan menjatuhkan garam tersebut sehingga terjadilah hujan," jelasnya.

Namun terkadang, mereka tidak menggunakan pesawat, mereka juga menaburkan garam di puncak gunung.

Mereka menamai proses terebut dengan sebutan Cloud Seeding.

Baca juga: Al Haris Masuk Dalam Calon Penerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Bidang Perkebunan

Baca juga: Wali Kota Jambi Serahkan SK CPNS ke 14 Lulusan STAN

Meskipun demikian, mereka juga tidak bisa mengontrol kemana hujan tersebut akan turun.

Namun, semua bisa hanya bisa berjuang untuk bisa mendapatkan air hujan.

"Ini mungkin salah satu cara untuk masyarakat bisa mendapatkan air khusunya di wilayah Arid dan Semi Arid," ujar pekerja.

Dapatkan Berita Terupdate Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Kecelakan di Jambi Selatan, Seorang Anak Usia 8 Tahun Tewas Ditabrak Truk

Baca juga: Merangin Diguyur Hujan Seharian, BPBD Sebut Belum Ada Laporan Banjir dan Longsor

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved