Berita Jambi

Polresta Jambi Tangkap 20 Anggota Geng Motor, 18 Masih Pelajar SMP hingga SMA

20 orang anggota geng motor yang beraksi pada Minggu (12/3/2023) dini hari, berhasil diringkus Tim Macan Satreskrim Polresta Jambi dan Polsek jajaran

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/Aryo Tondang
20 orang anggota geng motor yang beraksi pada Minggu (12/3/2023) dini hari, berhasil diringkus Tim Macan Satreskrim Polresta Jambi dan Polsek jajaran. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sebanyak 20 orang anggota geng motor yang beraksi pada Minggu (12/3/2023) dini hari, berhasil diringkus Tim Macan Satreskrim Polresta Jambi dan Polsek jajaran.

Kapolresta Jambi, Kombes Pol Eko Wahyudi mengatakan, sebanyak 18 orang anggota geng motor ini, masih berstatus pelajar sekolah menengah pertama (SMP) hingga sekolah menengah atas (SMA/SMK), sementara 2 orang lainnya pelaku dewasa.

Dari para pelaku, ditemukan senjata tajam mulai dari jenis celurit, pedang, hingga egrek.

Kata Eko, pelaku ini terdiri dari 3 kelompok yang berbeda, dan beraksi di lokasi yang berbeda, yakni di Telanaipura, Kotabaru, kawasan Pasar Jambi.

Ini, kata Eko, merupakan kelompok baru yang sebagian besar dari wilayah Kabupaten Muaro Jambi.

"Rata-rata ini kelompok baru, yang di mana pelaku sebagian besar pelajar dari Muaro Jambi. Mereka sekarang beraksi di pinggiran atau perbatasan Kota Jambi dengan Muaro Jambi," kata Eko, Senin (13/3/2023).

Serupa dengan modus atau motif dari sebelumnya, sebelum beraksi pelaku menggunakan kode khusus, yakni COD dengan sesama rekannya.

Baca juga: Identitas 2 Oknum Anggota TNI yang Diamankan Polda Riau, Diduga Terlibat Perampokan ATM di Pekanbaru

Baca juga: Madian: Caleg PUAN Bukan Hanya Pelengkap, Tapi Menjadi Motor Kemenangan PAN

"Sebelum beraksi, mereka minum minuman keras dulu, kemudian mencari lawan tawuran. Jika tidak ditemukan lawan, maka mereka menyerang secara acak warga yang melintas," kata Eko.

Dalam kondisi di bawah pengaruh minuman keras, para pelaku yang di dominasi oleh pelajar ini berkeliling di Kota Jambi.

Mereka, kata Eko, mengaku melakukan aksi onar, hanya untuk mendapat pengakuan.

Eko menegaskan, pihaknya akan melanjutkan proses hukum pada dua orang pelaku yang berusia dewasa. Sementara untuk pelajar atau pelaku di bawah umur akan dilakukan pembinaan di SPN Polda Jambi. (Tribunjambi.com/Aryo Tondang)

 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Bak Tak Kuat Hadapi Kasus Ammar Zoni, Irish Bella: Mohon Doanya untuk Melewati Cobaan ini

Baca juga: Madian: Caleg PUAN Bukan Hanya Pelengkap, Tapi Menjadi Motor Kemenangan PAN

Baca juga: Identitas 2 Oknum Anggota TNI yang Diamankan Polda Riau, Diduga Terlibat Perampokan ATM di Pekanbaru

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved