Berita Tanjabtim
Upaya Melestarikan Batik, Melatih Milenial di IKM Batik Tanjabtim
Sebagai warisan nenek moyang, masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak muda, perlu melestarikan batik. Hal ini dilakukan oleh dinas Perindustrian dan
Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI. COM, MUARA SABAK -
Sebagai warisan nenek moyang, masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak muda, perlu melestarikan batik. Hal ini dilakukan oleh dinas Perindustrian dan Perdagangan kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) dengan mengajak para pelajar untuk membatik.
Para milenial dilatih di rumah Industri Menengah Menengah (IKM) batik, berada di Lambur, kecamatan Muara Sabak Timur, Tanjabtim, Jambi.
Kepala dinas Perindustrian dan Perdagangan Tanjabtim Muhammad Awaluddin mengatakan, pemkab Tanjabtim tengah menggerakkan agar batik lebih dicintai dan lebih dikenal oleh semua lapisan masyarakat. Khususnya kepada anak-anak muda, baik pelajar SMP ataupun SMA.
"Ada dua SMA yang mengirimkan puluhan siswa untuk diberikan edukasi, bagaimana memproses batik yang baik dengan memperhatikan lingkungan hidup. Supaya batik menjadi industri yang tidak merugikan lingkungan hidup," kata Awaluddin, Minggu (5/3/2023).
Lanjutnya, pihaknya juga mendidik memberikan informasi tata kelola bisnis batik yang baik, dari proses, finishing dan pemasaran. Dengan harapan pelajar ini sejak usia muda menanamkan dalam diri mereka bahwa cinta terhadap batik Tanjabtim.
"Diberikan wawasan, mudah-mudahan kedepannya mereka akan menjadi milenial yang bisa menjadi pengusaha batik yang handal dan suskes. Karena meraka diberikan edukasi dari awal hingga pemasaran yang baik, dengan legalitas usaha yang baik," ujarnya.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Wawancara Eksklusif Soal Tingkat Kepuasan Masyarakat Atas Kinerja Gubernur Jambi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Para-milenial-dilatih-di-rumah-Industri-Menengah-Menengah-IKM-batik.jpg)