Rabu, 13 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Ada Surat dalam Tas Bayi yang Ditemukan di Gudang Ponpes Hidayatullah Tabalong, Ini Pesannya

Bayi ditemukan dalam tas di sebuah gudang Pondok Pesantren Hidayatullah di Desa Maburai, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Banjarmasin

Tayang:
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Istimewa
Bayi ditemukan di Ponpes Hidayatullah 

TRIBUNJAMBI.COM - Bayi yang ditemukan dalam tas di sebuah gudang Pondok Pesantren Hidayatullah di Desa Maburai, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Banjarmasin disertai dengan selembar surat, Jumat (3/3/2023).

Sontak penemuan bayi dalam gudang tersebut tersebut mengejutkan warga penghuni Ponpes Hidayatullah.

Bahkan para ibu-ibu di kawasan Ponpes tersebut tidak hentinya berdatangan melihat kondisi bayi yang ditemukan.

Bahkan sebagian mereka membawa perlengkapan yang dibutuhkan sang bayi.

Tentu rasa haru begitu melekat dirasakan oleh Naila (33), istri dari Ketua Yayasan Ponpes Hidayatullah yang kini merawat bayi tersebut.

Dia merasa kasihan dan tidak tega melihat adanya bayi yang ditelantarkan dan diletakan di Ponpes tempat ia tinggal.

Rupanya dalam tas tempat bayi diletakan, ada ditemukan selembar surat yang berisi tulisan keterangan mengenai bayi.

Baca juga: Tega, Orangtua di Banjarmasin Masukkan Bayi ke dalam Tas Lalu Buang ke Gudang Pondok Pesantren

Naila membacakan surat tersebut yang isinya tertulis

"lahir 02.03.2023, mohon pertolongan kami menitipkan bayi ini. Nanti setelah kami selesai akan kami ambil dan kami bayar Berapapun. Tolong jaga anak kami. Tolong namai bayi ini Muhammad Fadlan Ramadan".

Begitulah yang tertulis pada kertas tersebut.

Sementara mengenai bayi yang ditemukan, Naila berencana akan mengadopsi si bayi, namun tentu dengan koordinasi dan izin oleh suaminya.

Bayi Laki-Laki Dibuang di Gudang Ponpes

Orangtua tega membuang bayi laki-lakinya di gudang Pondok Pesantren Hidayatullah, Desa Maburai, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Jumat (3/3/2023) pagi.

Bayi yang belum diketahui siapa orangtuanya ini ditemukan santri Ponpes Hidayatullah ba'da subuh.

Bayi yang berjenis kelami laki-laki itu diduga baru lahir.

Dia ditemukan berada di dalam tas dan dibalut kain jarik.

Tas tersebut didapati di depan gudang pada jalan utama Ponpes Hidayatullah.

Menurut keterangan Naila (33), bayi tersebut ditemukan oleh dua orang santri mereka.

Dia sendiri mendapati si bayi saat adanya panggilan dari santri.

 

Setelah itu ia keluar rumah dan melihat kondisi bayi tersebut yang diletakkan di dalam tas depan gudang Ponpes, ia pun meminta anak-anak santri yang berkumpul di lokasi untuk tidak menyentuh tas tersebut.

Tangisan haru para warga santri warnai temuan bayi ini.

Bahkan Naila pun sempat gemetaran, nangis dan bingung ketika ingin mengangkat bayi tersebut yang diketahui masih hidup.

"Awalnya ditemukan santri kami. Lalu saya dipanggil oleh mereka dan saya liat bayi di dalam tas yang tasnya dalam keadaan resletingnya terbuka," jelas Naila dikutip dari BanjarmasinPost.co.id.

Dia sendiri awalnya belum mengetahui bagaimana kondisi bayi, baik masih hidup ataupun tidak.

Setelah disentuh, barulah diketahui kalau sang bayi masih dalam keadaan hidup dan langsung dibawa oleh Naila ke rumahnya untuk dimandikan.

Pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian saat mendapatkan informasi tersebut.

Warga pun secara bergantian datang silih berganti melihat bayi yang baru ditemukan ini.


Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Pj Bupati Bachyuni Hadiri Rakornas PB Tahun 2023 di Jakarta

Baca juga: Polsek Pemayung Amankan Mobil Honda Brio, Diduga Pemiliknya Komplotan Pengedar Uang Palsu

Baca juga: Anak Sunan Kalijaga Diduga Alami Pengeroyokan di Sekolah hingga Harus Dilarikan ke Rumah Sakit

Artikel ini diolah dari BanjarmasinPost.co.id 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved