Helikopter Mendarat Darurat di Kerinci

Berputar Puluhan Kali, Aksi Menegangkan Anggota TNI Saat Evakuasi Kapolda Jambi

Evakuasi Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono, Selasa (21/2/2023) sore, melibatkan pasukan terlatih dari TNI yang membawa ke helikopter

|
Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Suang Sitanggang
TRIBUNJAMBI
Proses evakuasi Kapolda Jambi, terlihat seorang anggota TNI mendampingi saat korban ditarik dari darat menuju helikopter, Selasa (21/2/2023) 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Evakuasi Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono berlangsung menegangkan, Selasa (21/2/2023) sore.

Pada video yang Tribunjambi.com dapatkan, terlihat Kapolda Rusdi Hartono diikat pada tempat yang nyaman untuknya berbaring.

Selanjutnya helikopter yang telah menunggu di atas, menarik tali yang mengikat tempat kapolda itu. Sosok yang dievakuasi dalam posisi horizontal layanya sedang berbaring

Untuk memastikan keselamatannya, seorang prajurit TNI terlihat mendampinginya saat dalam proses penarikan tersebut.

Prajurit berbaju loreng yang menggunakan helm hitam itu, bergelantungan pada sebuah tali, yang juga mengikat tempat Kapolda berbaring.

Pada saat melakukan tugas penyelamatan itu, prajurit tersebut harus berputar-putar puluhan kali di udara, sejak ditarik dari daratan hingga akhirnya tiba di helikopter.

Di heli tersebut, korban duluan yang dipastikan sudah berada dalam posisi aman, baru prajurit itu ditarik rekannya masuk ke heli.

Tim gabungan sudah menunggu di dalam helikopter. Rekannya langsung memberikan salam komando kepadanya, beberapa detik setelah misi mengevakuasi itu selesai.

Baca juga: Akhirnya Diungkapkan Kapolri, Begini Kondisi Helikopter Nahas yang Ditumpangi Kapolda Jambi

Kapolri Berikan Apresiasi

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, berterimakasih kepada semua tim yang terlibat pada proses evakuasi rombongan Kapolda Jambi.

Hal ini diungkapkan Listyo, usai melihat langsung Kapolda Jambi yang baru mendarat di Bandara Sultan Thaha Jambi di Posko Bencana Provinsi Jambi, usai dievakuasi, Selasa (21/2/2023).

"Saya ucapkan terimakasih pada semua yang terlibat evakuasi sejak hari pertama, dan hari ketiga ini. Ada dari TNI, Basarnas, BPBD, hingga masyarakat setempat, dan pihak lainnya" kata Listyo, Selasa (21/2/2023).

"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih buat kerja keras semua tim, instansi, kesatuan, sehingga seluruh korban bisa dievakuasi," katanya.

Dia juga menyampaikan apresiasinya untuk perjuangan Kapold Jambi dan rombongan yang mampu berjuang di tengah hutan, hingga akhirnya berhasil dievakuasi.

Kapolri menjelaskan, akan memantau langsung kondisi korban serta kesiapan alat untuk proses perawatan yang berada di Rumah Sakit Bhayangkara Jambi.

"Kita akan berdiskusi dengan Kepala Rumah Sakit. Saya juga bawa Kapusdokkes untuk melihat apa saja yang diperlukan," katanya.

Evakuasi rombongan Kapolda Jambi dari lokasi helikopter mendarat darurat, dengan cara lifting menggunakan hoist, Selasa (21/2/2023)
Evakuasi rombongan Kapolda Jambi dari lokasi helikopter mendarat darurat, dengan cara lifting menggunakan hoist, Selasa (21/2/2023) (TRIBUNJAMBI/HO/BASARNAS)

Klaim Masih Laik Terbang

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap helikopter yang ditumpangi Kapolda Jambi dan rombongan adalah milik Polri, yang beroperasi sejak tahun 2003.

Dia menyebut helikopter yang ditumpangi itu terpaksa mendarat darurat di Desa Tamiai, Batang Merangin, Kerinci, Minggu (19/2) saat Kapolda Jambi hendak ke Polres Kerinci.

Kapolda Jambi dan rombongan yang berjumlah 8 orang itu berhasil dievakuasi dari hutan Kerinci setelah tiga hari atau kurang lebih 54 jam.

"Heli ini kita gunakan mulai tahun 2003, selama ini, secara rutin tentunya dilakukan maintenance termasuk pada saat akan digunakan dilaporkan layak untuk digunakan," kata Listyo Sigit usai menjenguk rombongan Kapolda Jambi di Rumah Sakit Bhayangkara.

Setelah peristiwa itu, pihaknya akan melakukan investigasi terkait pendaratan darurat helikopter itu.

Namun waktunya belum dapat dipastikan. Pihaknya masih berfokus pada kesehatan para korban yang berjumlah 8 orang.

Semua penumpang dan kru helikopter Bell 412 SP Nomor Registrasi 3001 yang membawa Kapolda Jambi, Irjen Pol Rusdi Hartono dan rombongan akhirnya berhasil dievakuasi pada hari ke-3 atau kurang lebih membutuhkan waktu 54 jam.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengucapkan terima kasih ke pada seluruh tim yang terlibat dalam proses evakuasi Kapolda Jambi, Irjen Pol Rusdi Hartono dan rombongan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengucapkan terima kasih ke pada seluruh tim yang terlibat dalam proses evakuasi Kapolda Jambi, Irjen Pol Rusdi Hartono dan rombongan. (Tribun Jambi)

Kejaiban Pada Dua Personel

Helikopter yang ditumpangi Kapolda Jambi, berisi 8 orang penumpang dan kru, terhempas ke tanah saat melakukan pendaratan darurat di hutan TNKS, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, Minggu (19/2/2023) pagi.

Hampir semua mengalami cedera parah. Namun dua orang ini bagaikan mendapatkan keajaiban, dalam insiden yang tidak pernah sebelumnya mereka bayangkan.

Keduanya adalah Kompol Ayani dan Aipda Susilo. Mereka yang paling terakhir dievakuasi dari lokasi kejadian, pada Selasa (21/2/2023) sore.

Pada kejadian yang tragis itu, Susilo ternyata yang tidak mengalami luka apapun pada bagian luar fisiknya.

Kompol Ayani, merupakan Koorspri Kapolda Jambi, juga sangat beruntung sebab hanya dia hanya mengalami luka gores di bagian kepala.

Hal itu terlihat dari kondisi mereka ketika diobservasi di lapangan KONI Merangin, yang jadi posko sementara.

Di sana, mereka dikunjungi oleh Irjen Pol Rachmad Wibowo, yang kini menjabat Kapolda Sumatera Selatan.

Rachmad sebelumnya menjabat Kapolda Jambi, yang digantikan Rusdi Hartono beberapa bulan lalu.

Rachmad Wibowo memiliki kedekatan dengan Kompol Ayani, sebab dialah yang dulunya mengangkatnya menduduki jabatan itu, dan orang kepercayaannya saat bertugas di Jambi.

Saat helikopter yang melakukan evakuasi membawa Ayani dan Susilo, terlihat Rachmad Wibowo langsung menyambut mereka, dan juga keluarga dan sejumlah pejabat Polri.

Terlihat Irjen Pol Rachmad Wibowo memeluk dan menguatkan Kompol Ayani, suasana sangat mengharukan.

Kedatangan mantan Kapolda Jambi itu membiarkan Ayani menangis bahagia dan haru, bisa lepas dari kondisi yang mengerikan yang mereka alami itu.

Kedua korban selanjutnya langsung menjalani pemeriksaan kesehatan di ruang medis yang disiapkan oleh pemerintah.

Hasil pemeriksaan medis, Kompol Ayani hanya alami luka goresan di bagian kepala, dan Susilo yang tidak mengalami luka apapun.

Keduanya kemudian meninggalkan lapangan KONI Merangin, bersama-sama dengan Pejabat Tinggi Polri yang sejak kemarin sudah memantau proses evakuasi itu.

Berikut daftar nama awak dan penumpang helikopter, yang semuanya telah berhasil dievakuasi:

1. Kapolda Jambi, Irjen Pol Rusdi Hartono

2. Dirreskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Andri Anant

3. Dirpolairud Polda Jambi, Kombes Pol Michael Mumbunan

4. Ajudan Kapolda Jambi, Briptu Aditya

5. Copilot Helikopter AKP Amos Freddy Sitompul

6. Pilot Helikopter AKP Ali Nurdi

7. Korspripim Kapolda Jambi Kompol Ayani

8. Hekanik Helikopter, Aipda Susilo. (*)

Baca juga: Kondisi Terkini Kapolda Jambi, Kapolri Sebut Helikopter Layak Terbang, Mendarat Darurat Karena Cuaca

Baca juga: Bantu Evakuasi Kapolda Jambi dan Rombongan di Bukit Tamiai, Lanud Roesmin Nurjadin Kirim Super Puma

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved