Berita Merangin
Dusun Sungai Tebal KLB Malaria, Pemkab Merangin Gencar Lakukan PSN
Nilwan Yahya mengatakan, langkah ini dilakukan agar malaria tidak menyebar ke desa-desa sekitar
Penulis: Solehan | Editor: Rahimin
TRIBUNJAMBI.COM, MERANGIN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Merangin, melakukan pencegahan maksimal, agar Kejadian Luar Biasa (KLB) malaria di Dusun Sungai Tebal Desa Dusun Tuo Kecamatan Lembah Masurai tidak menyebar.
Adapun upaya yang dilakukan yaitu, melakukan Pemusnahan Sarang Nyamuk (PSN) sampai ke jentik-jentiknya.
akil Bupati Merangin Nilwan Yahya mengatakan, langkah ini dilakukan agar malaria tidak menyebar ke desa-desa sekitar.
"Ini langkah cepat dari pemerintah, agar penyebaran malaria terhenti, karena saat ini kami menduga ada warga yang berada di perkebunan telah terjangkit," katanya, Rabu (8/2/2023).
Nilwan Yahya mengaku pihaknya sempat khawatir dalam proses pemulihan warga yang terinfeksi malaria, karena obat yang tidak dijual di pasaran.
‘’Alhamdulillah berkat koordinasi yang baik para bidan kita ini dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, kita sudah mendapatkan pasokan obat itu dari Dinas Kesehatan Provinsi Jambi," lanjutnya.
Saat ini, 52 warga Dusun Sungai Tebal Desa Dusun Tuo Kecamatan Lembah Masurai Kabupaten Merangin, yang berdomisili di kawasan perkebunan, secara serentak terinfeksi penyakit malaria.
Kondisi tersebut, membuat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui suratnya ke Dinas Kesehatan Merangin, menyatakan Dusun Sungai Tebal Desa Dusun Tuo berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit malaria.
Baca juga: 52 Warga Terinfeksi, Desa di Merangin Berstatus KLB Malaria
Baca juga: Dinkes Merangin Temukan 42 Kasus Malaria di Lembah Masurai
Baca juga: Enam Daerah di Provinsi Jambi Ini Masih Ditemukan Kasus Malaria, Kabupaten Merangin Tertinggi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Nilwan-yahya-soal-malaria.jpg)