Minggu, 26 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Jambi

Gubernur Jambi Al Haris Masih Berwacana Tangani Kemacetan Truk Batubara

Gubernur Jambi bersama stakeholder terkait lakukan pra rapat untuk atasi persoalan kemacetan truk batubara pada Senin (30/1/2023).

Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/Wira Dani Damanik
Gubernur Jambi bersama stakeholder terkait lakukan pra rapat untuk atasi persoalan kemacetan truk batubara pada Senin (30/1/2023). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Gubernur Jambi bersama stakeholder terkait lakukan pra rapat untuk atasi persoalan kemacetan truk batubara pada Senin (30/1/2023).

"Bersama Pak Danrem, Pak Kajati. Tujuannya kita mencari benang merah terhadap masalah tambang di Jambi ini. Jadi kita ingin nanti ada action yang kongkritlah dari pemerintah daerah bagaimana mengurai macet yang selama ini menjadi persoalan Jambi, itu yang pertama," kata Al Haris usai melakukan pra rapat.

Kedua, kata dia, pihaknya akan menyiapkan solusi jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.

"Agar masalah ini kita selesaikan secara bertahap tapi konkrit secara permanen. Jadi besok kita akan rapat lengkap dengan forkopimda dan dengan pihak yang mewakili inspektur tambang, besok kita rapatkan lagi untuk kita ambil langkah-langkah yang tepat," katanya.

Adapun gambaran dari wacana pemecahan persoalan kemacetan ini, disebut Al Haris dengan membatasi truk batu bara beroperasi.

Baca juga: Gelar Rakorwil, DPW Partai Ummat Jambi Matangkan Penjaringan Caleg dan Revitalisasi Kepengurusan

Baca juga: Polres Sarolangun Amankan Minyak Sulingan dari Linggau Tujuan Jambi

"Mungkin separuhnya akan kita berikan jalan, 4 ribuan yang boleh jalan. Itu mungkin bisa mengurai. Jadi siang besok kita rapat, ini hanya pra rapat untuk cari info di lapangan dulu," ujarnya.

Pembatasan yang diwacanakan itu kata Al Haris, selain mengurai kemacetan hal itu bisa mempercepat waktu untuk truk batu bara bongkar muat.

"Daripada mereka berangkat sampai tiga hari empat hari di jalan, mending dia 4 ribu kendaraan berangkat semalam bisa selesai bongkarnya. Kan itu kan, enggak macet kan. Nah dia bongkar, kalau sudah bongkar dia datang. Begitu dia lewat di jalur lain ini sudah arah ke Jambi lagi. Jadi sisanya 4 ribu yang tahap kedua, bergantian. Semua itu mungkin karena jumlahnya banyak," katanya.

"Hari ini kalau kita bicara batu bara, angkutan ini, kita mau bikin apapun enggak bisa mengatasi macet. Kenapa? Karena jumlah kendaraan tidak seimbang dengan jalan. Nah itu saja masalahnya, makanya sekarang coba kita kurangi jumlahnya. Itu saja," pungkasnya. (Tribunjambi.com/Wira Dani Damanik)

 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Profil dan Biodata Katy Louise Saunders, Istri Baru Song Joong Ki yang Kini Sedang Hamil

Baca juga: Harga Ayam di Jambi Hari Ini, Di Pasar Angso Duo Mulai Rp 21 Ribu per Kg

Baca juga: Gelar Rakorwil, DPW Partai Ummat Jambi Matangkan Penjaringan Caleg dan Revitalisasi Kepengurusan

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved